LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Curi janur di ladang, Ketut digiring warga ke kantor polisi

Ketut mengaku mencuri janur di kebun warga untuk kebutuhan hidup.

2016-07-07 22:31:00
Pencurian
Advertisement

Gara-gara diduga kerap mencuri janur milik kebun kelapa milik sejumlah warga, rumah I Ketut T didatangi puluhan warga. Bahkan warga menangkap Ketut yang merupakan warga Desa Taro, Gianyar Bali ini dan membawanya ke Polsek Payangan.

Dari informasi diterima, aksi warga ini karena kesal dengan seringnya terjadi pencurian janur yang dilakukan oleh Ketut. Pelaku ditangkap warga, berawal dari kecurigaan melihat sepeda motor Honda Supra DK 3031 BQ, terparkir di Tegalan miliknya di Desa Bukian. Sepeda motor itu diduga milik pelaku pencurian yang beberapa hari lalu terlihat membawa janur. Kecurigaan itu kemudian disampaikan ke warga lainnya.

Kemudian puluhan warga mendatangi lokasi di seputaran tegalan tersebut. Hingga dua jam pencarian dihentikan, karena pelaku diduga sembunyi. Namun, sejumlah warga memilih bersembunyi dan mengintip kedatangan pemilik sepeda motor tersebut.

Beberapa jam kemudian, datanglah Ketut T dari arah barat membawa 2 ikat janur. Kedatangan pria bertubuh tambun ini pun langsung digerebek warga. Ketika ditanya, Ketut T mengaku membeli janur tersebut di Tegalan milik I Wayan Sutiarsa.

Lucunya, justru anak dari yang disebutkan pelaku ada dalam aksi penangkapan itu dan langsung membantahnya. Pelaku lantas digiring ke Balai Banjar Semaon, Desa Puhu, untuk dimintai keterangan, sebab sebelumnya banyak warga yang mengaku kehilangan janur. Selanjutnya pelaku digiring ke Mapolsek Payangan.

Kanit Reskrim Posek Payangan, Iptu Ketut Merta membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian janur. Namun setelah dilakukan introgasi, warga yang merasa iba, akhirnya batal melaporkan kasus ini ke polisi.

Pelaku meminta warga datang ke rumahnya, didapati bahwa pelaku yang tinggal digubuk yang reot itu terpaksa mencuri janur untuk memenuhi kehidupan keluarga. "Janur yang dicuri selama ini, hanya seharga Rp 300 ribu, kalau pun proses berlanjut itu hanya kena tipiring. Tapi warga lebih dulu merasa iba saat mendengar penjelasan pelaku ini, sehingga mereka akhirnya berdamai," kata dia.

Baca juga:
Curi TV LCD dan PS 3, pemuda ditangkap saat akan naik bus
Ditinggal salat di Masjid Istiqlal, tas Deni digondol maling
Waspada, modus pencuri incar pengendara mobil di SPBU
Kawanan pencuri gasak isi kotak amal di Ternate, uang Rp 1 juta raib
Kelakuan mahasiswa sekarang, tawuran karena cewek dan bunuh dosen
Setiap Kamis, Sujito embat isi kotak amal masjid
Minta minum buat batalin puasa, Taufik malah curi ponsel tetangga

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.