Crane di Pelabuhan Tanjung Priok terbakar
Kepulan asap hitam yang membumbung ke udara sempat menyedot perhatian pekerja dan pengendara yang melintas.
Satu alat berat atau crane terbakar di kawasan pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran crane itu dilaporkan sekitar pukul 11.00 WIB. Belum jelas apa yang jadi penyebab terbakarnya alat berat pengangkut kontainer itu.
Saksi di lokasi menjelaskan, api berasal dari bawah crane. Si jago merah pun akhirnya berhasil dipadamkan sejam kemudian.
"Dari bawah tadi api munculnya. Saya lihat langsung besar aja," ujar salah satu pekerja di lokasi.
Kepulan asap hitam yang membumbung ke udara sempat menyedot perhatian pekerja dan pengendara yang melintas.
Kejadian tersebut terjadi di wilayah PT Multi Terminal Indonesia (MTI). "Betul tadi terjadi kebakaran terhadap Kalmar (Crane). Tapi sudah ditangani dengan baik. Jam 13.00 waktu saya kesana sudah padam," ucap Elis Suhana, Sekretaris Perusahaan MTI, kepada Liputan6.com, Sabtu (24/3).
Dia menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Dirinya juga menyebutkan alat berat itu bukan milik perusahaannya melainkan hanya sewaan.
"Enggak ada korban jiwa. Operatornya langsung loncat. Itu Kalmar bukan punya kami. Sewaan," jelas Elis.
Dia pun menegaskan, sampai sekarang belum mengetahui penyebab kejadian tersebut.
"Belum tahu apa penyebabnya. Saya juga kurang paham bagaimana maitenancenya Kalmar itu. Kan sewaan," ucap Elis.
Reporter: Moch. Harunsyah dan Putu Merta Surya Putra
Sumber: liputan6.com
Baca juga:
Jadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan percontohan, Menhub Budi siap berantas preman
JICT: Bongkar muat Pelabuhan Priok lancar meski ada aksi mogok kerja
H+3 mogok kerja SP JICT, layanan Tanjung Priok diklaim terkendali
Nilai ekspor dan impor pertengahan 2017 mengalami surplus
Puncak arus balik di Pelabuhan Tanjung Priok diprediksi Sabtu pagi