Cinta Calon Apoteker Berujung di Tali Gantungan
Warga dan mahasiswa di seputaran Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang, geger dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang mahasiswi, NR (21). Korban mengakhiri hidupnya dengan cara itu diduga akibat putus cinta.
Warga dan mahasiswa di seputaran Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang, geger dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang mahasiswi, NR (21). Korban mengakhiri hidupnya dengan cara itu diduga akibat putus cinta.
Korban ditemukan sudah meninggal dengan kondisi leher tergantung kain di teralis jendela indekosnya, Minggu (20/3). Korban diketahui mahasiswi jurusan farmasi di salah satu perguruan tinggi swasta di sekitar tempat tinggalnya.
Korban terakhir terlihat dua hari sebelumnya dan bersikap seperti biasa. Pada hari ditemukan ketika rekannya hendak bermain ke kamarnya. Korban tak kunjung merespon dan pintu terkunci dari dalam.
Saksi curiga sehingga memberitahukan kepada pemilik indekos. Dia kaget saat mengintip dari celah ventilasi melihat korban dalam posisi tergantung.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Roy Tambunan menduga, korban gantung diri akibat putus cinta yang membuatnya patah hati. Hal itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi, baik sesama penghuni indekos maupun rekannya di kampus.
"Dugaannya karena patah hati," ungkap Roy, Senin (21/3).
Dari hasil olah TKP, barang-barang korban tidak ada yang hilang, hanya kamarnya nampak berantakan. Begitu juga dengan hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang membuat penyidik menyimpulkan kematian korban murni gantung diri.
"Pintu terkunci dari dalam, tidak ada barang yang hilang, dan kekerasan. Saat petugas ke TKP, korban masih dalam posisi tergantung dan selanjutnya kami evakuasi ke kamar mayat," pungkasnya.
(mdk/rnd)