LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ciduk 2 polisi pakai narkoba, BNN Sumsel desak diskotik Dharma Agung ditutup

Dari total pengunjung yang diamankan, dua di antaranya merupakan anggota polisi berpangkat brigadir. Keduanya telah diserahkan ke Bid Propam Polda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

2018-10-13 00:32:00
polisi narkoba
Advertisement

Kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu saat berada di tempat hiburan malam, dua anggota polisi diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel. BNN mendesak pemerintah setempat mencabut izin operasional diskotik yang disinyalir menjadi sarang narkoba.

Razia digelar di sejumlah diskotik di Palembang, Jumat (12/10) malam. Dari tempat hiburan malam itu, petugas tak menemukan pengunjung yang mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes.

Selanjutnya, petugas menuju diskotik Dharma Agung yang berada di Jalan Kolonel H Barlian Palembang. Di sanalah, petugas mengamankan 17 pengunjung yang urinenya positif mengandung methamphetamin. Terdiri dari enam wanita dan sebelas pria.

Advertisement

Dari total pengunjung yang diamankan, dua di antaranya merupakan anggota polisi berpangkat brigadir. Keduanya telah diserahkan ke Bid Propam Polda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala BNN Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengungkapkan, pengunjung yang kedapatan mengonsumsi narkoba itu, selain anggota polisi, saat ini tengah menjalani pemeriksaan medis dan psikologis.

"Tadi malam kita razia di banyak tempat hiburan malam. Hasilnya ada 17 pengunjung yang mengonsumsi sabu di Dharma Agung, dua di antaranya anggota polisi," ungkap Jhon saat dihubungi merdeka.com, Jumat (12/10).

Advertisement

Dari keterangan pengunjung, kata dia, barang terlarang itu didapatkan dari dalam diskotik Dharma Agung. Artinya, tempat hiburan malam tersebut sengaja menyediakan narkoba bagi pengunjung.

"Saya katakan diskotik itu sarang narkoba. Ada yang memasok narkoba, pengunjung beli dari sana," ujarnya.

Oleh karena itu, Jhon mendesak Pemerintah Kota Palembang untuk mencabut izin operasional diskotik Dharma Agung. Tujuannya untuk memutus rantai peredaran narkoba dari tempat hiburan malam.

"Setiap razia, pasti ada pengunjung Dharma Agung yang mengonsumsi narkoba. Kejadian itu terus berulang sampai tadi malam," kata dia.

"Kami segera menyurati Wali Kota Palembang dan Dinas Pariwisata untuk menyegel dan mencabut izin operasionalnya. Jangan tutup mata dong, jangan hanya memperoleh keuntungan," tegasnya.

Baca juga:
Terbelit narkoba, 80 Anggota Polri di Jateng jalani rehabilitasi
Anggota polisi di Bengkalis ditangkap saat pesta sabu bareng pelajar
Bawa sabu 1 kg, Bripka A ditangkap Polda Sulteng
Operasi kejahatan narkoba, personel Polda Metro Jaya juga dites urine
Anggota Polsek Medan Area terekam kamera isap sabu di rumah bandar narkoba
Satu lagi polisi di Medan terekam mengisap sabu

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.