Chairuman Harahap akui dikenalkan Andi Narogong oleh Setya Novanto
Nama Setya Novanto (Setnov) kembali muncul dalam persidangan kasus korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat. Mantan Ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap mengatakan, Setnov mengenalkan Andi Agustinus alias Andi Narogong kepadanya.
Nama Setya Novanto (Setnov) kembali muncul dalam persidangan kasus korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat. Mantan Ketua Komisi II DPR, Chairuman Harahap mengatakan, Setnov mengenalkan Andi Agustinus alias Andi Narogong kepadanya.
Saat hakim anggota bertanya mengenai asal usul Chairuman kenal dengan Andi Narogong, dia menuturkan bahwa yang bersangkutan sering bolak balik ke DPR.
"Kenal. Sering lalu lalang di DPR. Pertama kali saya kenal (Andi Narogong) saat saya sedang temui Setya Novanto di ruang rapat," kata Chairuman saat menjawab pertanyaan hakim, Kamis (16/3).
Usai perkenalan itulah, lanjut Chairuman, Andi beberapa kali datang ke ruang kerjanya untuk menawarkan sejumlah tawaran seperti pengadaan kaus atau seragam untuk kampanye. Namun dia membantah beberapa kali Andi datang ke ruangannya yang salah satu pembahasan yang dibicarakan adalah proyek e-KTP.
"Dia nawarkan macam-macam lah kaos untuk kampanye seragam-seragam," tukasnya.
"Enggak bicarakan proyek?," tanya hakim ke Chaeruman.
"Enggak," jawabnya singkat.
Mantan sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni juga sempat mengungkapkan pernah bertemu dengan Setnov di Hotel Grand Melia, Jakarta Pusat. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut dari Diah alasan bertemu dengan Setnov.
"Mau ketemu siapa di sana (Hotel Grand Melia)?," tanya Hakim kepada Diah.
"Setnov," jawab Diah.
Saat itu, imbuhnya, Setnov hanya menyatakan dukungannya terkait proyek e-KTP di Kemendagri.
"Setnov tergesa-gesa ada acara lain dia bilang 'di Kemendagri ada program e-KTP program strategis nasional, ayo kita jaga sama-sama," kata Diah menirukan perkataan Setnov.
"Hanya itu? Ngapain buru-buru kesitu (Hotel Grand Melia) cuma gitu doang?," tanya hakim yang merasa heran.
Baca juga:
Gamawan dan Chairuman saling tuding soal tambahan anggaran e-KTP
Dianggap bohong soal kasus e-KTP, Setnov dilaporkan ke MKD
Sidang e-KTP, Sekjen Kemendagri ngaku terima USD 500.000 dari Irman
Rapat bareng Ical, Setya Novanto didemo mundur
Kesaksian Gamawan Fauzi di sidang e-KTP: Saya tidak tahu, saya lupa
Gerindra soal hak angket e-KTP: Kita wait and see
Setia pada Novanto