'CFD event netral dari kepentingan politik, bisnis dan unsur SARA'
'CFD event netral dari kepentingan politik, bisnis dan unsur SARA' Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) sebagai penggagas CFD kecewa saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI pada Minggu (4/11) malah berubah jadi acara berbau politik. "Kami tidak berafiliasi dengan partai manapun."
Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) kecewa saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI pada Minggu (4/11) malah berubah jadi acara berbau politik. KPBB menilai CFD menegaskan, harusnya acara itu bebas dari kepentingan politik praktis.
"Dalam konteks ini, kami menggugat politisasi dan CFD kembali seperti semula sebagai ruang publik," singkat inisiator CFD, Ahmad Safrudin, di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (5/11).
"Seyogyanya event seperti CFD harusnya sudah tidak bisa diperlakukan semena-mena. Semua orang sudah tahu, CFD adalah event netral dari kepentingan politik, bisnis dan unsur SARA, juga orasi yang bersifat hasutan," tambahnya kepada wartawan.
Dia meminta agar Pemerintah DKI Jakarta memblacklist pihak-pihak yang telah membajak CFD. Ahmad dan rekan-rekan yang aktif menyuarakan soal CFD mengaku kaget atas kejadian kampanye terselubung yang ada di CFD.
"Dari kejadian kemarin kita juga kaget. Posisi kami itu non partisan. Kami tidak berafiliasi dengan partai manapun. Siapapun yang melakukan pelanggaran dalam konteks CFD, kami akan tabrak," tegasnya.
Ahmad menyayangkan dengan apa yang dilakukan para politisi dengan melakukan kampanye terselubung di acara CFD itu sendiri.
"Pelanggaran itu dipertontonkan oleh Guru Bangsa, Tokoh Nasional yang seharusnya memberikan contoh baik. Tolong tokoh-tokoh nasional berikan contoh yang baik. Jangan sampe terulang, dan jangan berkilah," ketusnya(mdk/lia)