Cerita Sidarto dituding pengaruhi Soekarno karena lulusan AS
"Saya baca sedikit buku ini, beliau bingung kenapa jadi ajudan. Karena mungkin tamatan Amerika," kata JK.
Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara mengenai kisah perjalanan Sidarto Danusubroto. Pria akrab disapa JK ini mengatakan Sidarto Danusubroto menjabat ajudan Presiden Soekarno lantaran lulusan Amerika Serikat (AS).
"Saya baca sedikit buku ini, beliau bingung kenapa jadi ajudan. Karena mungkin tamatan Amerika, begitu ya pak (Sidarto)," kata JK dalam memberikan testimoni buku ini di The Soehana Hall, Jakarta, Minggu (12/6).
Menurutnya, banyak yang menduga Sidarto bisa mempengaruhi kebijakan Presiden Soekarno agar condong ke AS. Namun, Bung Karno lebih kuat dan tak bisa dipengaruhi oleh siapapun, termasuk Sidarto.
"Mungkin saja beliau diangkat ajudan untuk mencoba berusaha bagaimana mempengaruhi Bung Karno, karena beliau lulusan Amerika melihat situasi saat itu. Tapi ternyata Bung Karno lebih kuat, pak Darto selanjutnya yang memperkenalkan ke Pak Soekarno kan ya," kata JK.
Lanjut dia, saat ini kesehatan Sidarto juga seperti perwira polisi berpangkat Komisaris Besar. "Kita harus apresiasi kesehatan bapak (Sidarto) seperti masih Kombes lah. Kalau jenderal mungkin sudah agak lambat," katanya.
Dalam kariernya, Sidarto sebagai anggota Kepolisian pernah mengalami interogasi politik selama beberapa tahun. Hal itu karena pemerintah Presiden RI-1 Soekarno mengalami pergantian.
Lebih lanjut, ia pernah menjabat Kapolda di Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Saat pensiun, purnawirawan jenderal bintang dua ini melanjutkan dalam karier politik di PDI Perjuangan.
Dia terpilih menjadi anggota DPR RI selama tiga periode (1999-2014), setelah itu menggantikan Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR. Kini dia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Baca juga:
Kunjungi penjara Soekarno, Jokowi hormat ke patung sang proklamator
Mobil dipakai Soekarno saat KAA 1955 mejeng di Bandung
Cucu Bung Karno incar kursi DKI 1 dari tangan Ahok
Hadiri pagelaran wayang kulit, cucu Bung Karno nyanyi 'Cucak Rowo'
Panglima TNI ingat pesan Sukarno, kekayaan RI bikin iri dunia