LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita politisi Demokrat Umar Arsal jadi anggota DPR modal layar tancap

Cerita politisi Demokrat Umar Arsal jadi anggota DPR modal layar tancap. Menurut Umar mengawali sebagai calon anggota DPR pada tahun 2009 hanya menyediakan layar tancap di kampung-kampung. Di pemilu 2014 dilanjutkan dengan menyajikan program keberhasilan SBY kepada masyarakat.

2018-07-20 23:20:04
Partai Demokrat
Advertisement

Berbagai upaya terus dilakukan politisi Partai Demokrat Umar Arsal untuk duduk sebagai anggota DPR RI. Dua periode sudah duduk sebagai anggota dewan.

Untuk Pemilu 2019, Umar Arsal kembali maju sebagai anggota dewan di daerah pemilihan yang sama yakni Sulawesi Tenggara II. "Mohon doa restu pemilu 2019 maju sebagai anggota dewan," jelas Umar Arsal dalam mengawali diskusi di DPP Partai Demokrat, Jumat (20/7).

Dalam diskusi tersebut anggota Komisi IV ini menjelaskan bagaimana keberhasilannya duduk sebagai anggota DPR RI dua periode. Menurut Umar mengawali sebagai calon anggota DPR pada tahun 2009 hanya menyediakan layar tancap di kampung-kampung. Di pemilu 2014 dilanjutkan dengan menyajikan program keberhasilan SBY kepada masyarakat.

Advertisement

"Modal saya waktu itu hanya bikin layar tancap, silaturahmi dan bertemu masyarakat. Pemilu berikutnya menjelaskan keberhasilan program Pak SBY yang saat itu menjadi Presiden. Karena program SBY memang sangat dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Tenggara," papar Umar Arsal.

Bersyukur setiap pemilu dirinya bisa duduk sebagai anggota DPR, meski pada pemilu 2014 Partai Demokrat kerap dihantam dengan isu korupsi. Pada pemilu 2014 Partai Demokrat khususnya di Sulawesi Tenggara dari hasil survei tidak dapat kursi. Namun hal tersebut dibuktikan oleh dirinya hingga kembali duduk pada 2014.

"Kita tetap semangat meski serang terus menerus pada Partai Demokrat, yang akhirnya saya berhasil pada 2014. Dan bersyukur selama dua periode program dan aspirasi bisa dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Tenggara," tegasnya.

Advertisement

Dalam kesempatan itu juga Umar mengomentari perihal adanya kampanye politik uang pada pemilu mendatang. Menurut Umar politik uang tidak bisa dihindari, tetapi dirinya berkeyakinan hal tersebut bisa diatasi dengan baik.

"Politik yang pasti ada, tetapi dengan kita sering bertemu masyarakat pasti bisa diatasi. Saya terus silaturahmi dan bertemu masyarakat, dan mereka tidak perdulikan adanya politik uang," papar Umar.

"Kita terus kawal aspirasi dari masyarakat agar bisa dirasakan, seperti jalan, bantuan yang bisa bermanfaat," jelasnya.

Sementara itu aktivis media sosial Panca Cipta Laksana menjelaskan apa yang harus dilakukan para caleg dalam menghadapi pemilu 2019. Dijelaskan Panca bahwa peranan media sosial pemilu mendatang dibilang efektif untuk membantu caleg, seperti Facebook, Instgram dan Twitter.

"Selain bertemu dan terjun ke masyarakat media sosial itu sangat dibutuhkan dan penting. Terpenting dalam sajiannya harus diperhatikan konten dan isinya," tuturnya.

Baca juga:
AHY sebut parpol punya hak bertanya apa yang didapat kepada koalisi
AHY: Batas masa jabatan Presiden dan Wapres untuk cegah kekuasaan tanpa batas
AHY: Ketika Jokowi tentukan Cawapres apa semua partai koalisi happy?
TGB sebut dalam waktu dekat Partai Demokrat akan bersikap soal dukungannya ke Jokowi
Pertemuan Prabowo-SBY bakal bahas peluang AHY jadi cawapres

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.