Cerita Polisi Selamatkan Diri saat Polsek Carita Diterjang Tsunami
Polsek Carita, Banten yang berada persis di seberang bibir pantai ikut diterjang tsunami. Sihabuddin yang juga anggota polisi setempat menyebut ketinggian air yang menghantam kantornya setinggi kurang lebih empat meter.
Polsek Carita, Banten yang berada persis di seberang bibir pantai ikut diterjang tsunami. Sihabuddin yang juga anggota polisi setempat menyebut ketinggian air yang menghantam kantornya setinggi kurang lebih empat meter.
"Airnya sekitar empat meter," ujar dia di lokasi kejadian, Minggu (23/12).
Berdasarkan pantauan, tsunami merobohkan tembok depan Polsek Carita, yang berada di Kampung Mataram. Sebelum menghantam tembok Polsek, air terlebih dahulu menghantam tembok setinggi satu meter yang berada di pinggir pantai.
Menurut Sihabuddin, saat gelombang tsunami datang, dia tengah berjaga. Dia berinisiatif lari sekaligus memberikan informasi ke masyarakat untuk berlindung.
"Saya lagi di pinggir jalan sambil berlari mengingatkan masyarakat untuk mengungsi. Bilang ke warga untuk hati-hati takut ada kejadian lagi," kata dia.
Gelombang tsunami tak hanya menghancurkan tembok Polsek Carita, mobil Avanza milik Kapolsek Carita Iptu Subagyo ikut terseret sejauh 3 meter. "Air langsung menerjang pinggiran," kata dia.
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Takut Tsunami Susulan, Warga Pandeglang Berlari ke Ketinggian
Rumah dan Kapal Rusak, Nelayan di Pantai Sukaraja Tak Berani Pulang
Petugas Evakuasi 12 Mahasiswa Korban Tsunami yang Terjebak di Pulau Legundi
Korban Tsunami di Lampung Selatan Bertambah, 16 orang Meninggal 126 Luka-luka
BTS Padam Setelah Diterjang Tsunami Banten, Telkomsel Pasang Genset
Ratusan Korban Tsunami di Lampung Selatan Masih Bertahan di Ketinggian