LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita Mega Selamatkan Tanaman dari Penggusuran Orde Baru di Bekasi dan Karawang

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri terkenal dengan kepedulian dan kecintaannya akan tanaman.

2020-02-02 19:00:00
Megawati
Advertisement

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri terkenal dengan kepedulian dan kecintaannya akan tanaman. Salah satu bentuk kepeduliannya dengan menyelamatkan tanaman lantaran hampir dirusak oleh program pembangunan kawasan industri serta persawahan di Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.

Hal itu terjadi pada akhir tahun 1980-an. Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI, Megawati menolak rencana penimbunan area persawahan di Bekasi dan Karawang untuk kawasan Industri dan lapangan golf.

"Namun kekuatan politik saat itu tidaklah cukup, terlebih menghadapi rezim otoriter," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di hadapan peserta pencanangan Leuweung Padjajaran di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Pasir Jambu, Bandung Barat, Minggu (2/2).

Advertisement

Merasa gelisah melihat sawah akan ditimbun, masih kata Hasto, Megawati mendatangi embung yang esok harinya akan ditimbun. Di sana, akhirnya dia melihat pohon teratai, dan kemudian menyelamatkannya.

"Rasa sayangnya terhadap tanaman teratai yang ada di embung tersebut, mendorongnya untuk turun tangan langsung, mengambil tanaman teratai tersebut dan memindahkannya di tempatnya di Kebagusan. Teratai pun diselamatkan," kata Hasto.

Maka tak heran, lanjut Hasto, bila pada hari ini pihaknya mencanangkan Gerakan Merawat Bumi lewat Leuweuh Padjajaran. Gerakan ini bersifat wajib bagi seluruh anggota dan kader Partai.

Advertisement

"Jawa Barat sengaja di pilih sebagai pusat kegiatan. Mengapa? Karena di provinsi ini, kita bisa belajar dari kebijakan yang salah di masa lalu. Pada zaman Pak Harto, proses modernisasi melalui industrialisasi dilakukan dengan mencabut hak hidup petani dari akar kehidupan pertanian," ujar Hasto.

"Hilangnya ribuan hektar lahan pertanian sangat subur adalah bukti nyata pragmatisme pembangunan yang tidak berakar pada kebudayaan bangsa," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta (Liputan6.com)

Baca juga:
Rayakan HUT PDIP dan Megawati, Ratusan Ribu Pohon Ditanam di DAS Citarum
Merawat Alam, PDIP akan Hijaukan DAS Citarum
Tanam Jambu Hutan, PDIP Banyuwangi Gelar Gerakan Menanam di Mata Air Jopuro
Cegah Virus Corona, Megawati Minta Kader PDIP Jaga Kebersihan
Melihat Tempat Ultah Megawati di Bali, Dihadiri Tokoh-Tokoh Khusus
PDIP Siapkan Kado Istimewa untuk Ulang Tahun Megawati ke-73

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.