Cerita ketua RT tempat tinggal eks napi teroris kerap didatangi intel
Petugas kepolisian mengamankan Saefulloh dan keluarga yang mengontrak rumah di Bedingin Wetan, RT 5 RW 35, Sumberadi, Mlati, Sleman, Rabu (11/7). Saefullah diketahui merupakan mantan narapidana terorisme (napiter).
Petugas kepolisian mengamankan Saefulloh dan keluarga yang mengontrak rumah di Bedingin Wetan, RT 5 RW 35, Sumberadi, Mlati, Sleman, Rabu (11/7). Saefullah diketahui merupakan mantan narapidana terorisme (napiter).
Ketua RT 5, Sumarjono mengatakan, Saefulloh mengontrak di wilayahnya sejak Februari 2018 yang lalu. Saefulloh mengontrak selama satu tahun di rumah milik Pramono.
"Saat datang saya mintai identitas. Ada fotokopi KK dan KTP-nya. Kalau tidak ada identitas saya tidak mau," ujar Suwarjono di rumahnya.
Suwarjono menuturkan, sebulan paska Saefulloh mengontrak di wilayahnya, dirinya kemudian didatangi oleh seseorang yang mengaku dari Badan Intelijen Negara (BIN). Dari orang BIN itu, Suwarjono mendapatkan informasi jika Saefulloh merupakan mantan napiter.
"Sekitar Maret 2018 saya didatangi seseorang dari BIN. Dia memberitahu jika Saefulloh yang mengontrak di dekat saya adalah mantan teroris. Tapi saya tidak tanya kasus apa. Seminggu kemudian saya didatangi lagi dua orang dari Intel Polda. Mereka memberikan informasi yang sama seperti yang disampaikan oleh orang dari BIN," ungkap Suwarjono.
Suwarjono menerangkan, para petugas itu kemudian berpesan agar dirinya membantu Saefulloh berbaur dengan warga lainnya. Inti pesannya, kata Suwarjono, agar Saefulloh bisa diterima dan berbaur dengan masyarakat.
"Juga disuruh agar Saefulloh nyaman tinggal di sini. Sehingga Saefulloh kerasan tinggal di lingkungannya. Saya pun kemudian kerap menyapa Saefulloh. Saya akrabi," urai bapak berusia 60 tahun ini.
Suwarjono menambahkan, selama ini dirinya beberapa kali berbincang dengan Saefulloh. Bahkan Suwarjono juga mengajak Saefulloh untuk ikut kegiatan di wilayahnya seperti kerja bakti.
"Ya ikut kerja bakti juga. Terus juga ikut salat di masjid juga," tutup Suwarjono.
Baca juga:
Cerita petinggi Badan Antiteror Jerman kunjungi Ponpes mantan teroris
Terduga teroris yang ditangkap di Sleman penjual martabak dan donat
Belum lama pindah, terduga teroris di Sleman tinggal bersama istri & 3 anak
Tangkap terduga teroris di Sleman, polisi sita pisau dan pedang
Di depan Jokowi, Kapolri promosikan film '22 Menit'
Bamsoet minta aparat tingkatkan operasi sikat teroris sebelum Asian Games