Cerita keluarga auditor BPK Bangka Belitung korban Lion Air jatuh
Mutiek menerangkan jika Zuiva memang kerap melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta ke Pangkal Pinang. Hal ini karena suami dan tiga anak Zuiva tinggal di Jakarta sedangkan Zuiva bekerja di BPK Bangka Belitung.
Zuiva Puspita Ningrum, alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) jurusan Akuntansi menjadi salah satu korban dari pesawat Lion Air JT-610 jurusan Jakarta-Pangkal Pinang. Zuiva sendiri tercatat bekerja sebagai auditor di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bangka Belitung.
Paman Zuiva, Mutiek Admadji membenarkan jika keponakannya menjadi salah satu korban dari pesawat Lion Air JT-610. Pihak keluarga, kata Mutiek, mengetahui kabar pertama kali jika Zuiva menjadi salah seorang korban pada Senin (29/10) pagi.
"Awalnya tahu kabar dari berita di TV. Papanya yang pertama kali lihat di TV kalau ada kecelakaan pesawat jurusan Pangkal Pinang. Dia tahu jika anaknya (Zuiva) sering pulang ke Pangkal Pinang setiap Senin pagi," ujar Mutiek di rumah keluarga Zuiva, Jalan Kaliurang km 5, Gang Jeruk Nomor 1, Sleman, DIY.
Mutiek menuturkan usai mendengar kabar kecelakaan itu, ayah Zuiva langsung menelpon nomor anaknya. Tetapi saat dihubungi sudah tidak aktif lagi.
"Begitu mendengar berita ada kecelakaan pesawat, papanya langsung menelpon nomor Zuiva tetapi sudah tidak aktif. Kemudian papanya menelpon suami Zuiva yang membenarkan jika Zuiva naik pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut," ucap Mutiek.
Mutiek menerangkan jika Zuiva memang kerap melakukan perjalanan pulang pergi Jakarta ke Pangkal Pinang. Hal ini karena suami dan tiga anak Zuiva tinggal di Jakarta sedangkan Zuiva bekerja di BPK Bangka Belitung.
"Memang tiap akhir pekan selalu pulang ke Jakarta. Terus Senin paginya berangkat ke Pangkal Pinang. Sudah dua tahun belakangan ini tiap akhir pekan pulang ke Jakarta," urai Mutiek.
Mutiek menambahkan hingga saat ini pihak keluarga masih menunggu kabar terbaru. Beberapa keluarga sudah berada di Jakarta untuk mencari kabar terbaru.
"Suaminya dari pagi tadi sudah standby di posko. Ini pihak keluarga yaitu papa mama dan keponakan Zuiva akan berangkat ke Jakarta mencari kabar. Rencana berangkat magrib ini," tutup Matiek.
Baca juga:
Lion Air pastikan bertanggung jawab pada keluarga korban pesawat JT 610
Pencarian penumpang pesawat Lion Air jatuh dilakukan selama 24 jam
Di titik ini, Tim SAR banyak temukan barang milik penumpang Lion Air
Kemenkeu konfirmasi 21 pegawainya berada di pesawat Lion Air JT 610, ini daftarnya
Tim DVI berharap keluarga punya foto penumpang Lion Air sesaat sebelum lepas landas
3 Polisi jadi penumpang Lion Air jatuh di Tanjung Karawang, ini identitasnya