LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita Kadinkes Sumsel Jadi Penghubung Dokter Keluarga Akidi Tio dengan Kapolda

Nama Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nurainy disebut sebagai penghubung dalam sumbangan Rp2 triliun antara dokter keluarga mendiang Akidi Tio dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri. Lesty pun membenarkan kabar itu.

2021-08-05 15:44:38
Akidi Tio
Advertisement

Nama Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nurainy disebut sebagai penghubung dalam sumbangan Rp2 triliun antara dokter keluarga mendiang Akidi Tio dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri. Lesty pun membenarkan kabar itu.

Hal ini terungkap dari pengakuan Eko saat menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan akibat sumbangan penanganan Covid-19 dari mendiang Akidi Tio melalui putri bungsunya, Heryanty. Lebih dari sepekan diberikan secara simbolis, bantuan itu tak kunjung cair.

Lesty Nurainy mengakui dirinya orang yang menghubungi Kapolda Sumsel atas permintaan Prof Hardi Darmawan untuk menyambungkan niat keluarga Akidi Tio. Lesty mengaku selalu berkoordinasi dengan Kapolda Sumsel terkait penanganan Covid-19.

Advertisement

"Prof Hardi minta nomor HP Pak Kapolda pada saya, lalu saya izin dengan Pak Kapolda apakah boleh menyampaikan nomor HP-nya, karena Prof Hardi kan memang orang senior di kesehatan. Kata Pak Kapolda wellcome, karena ada orang yang berniat baik mau memberikan bantuan," kata Lesty, Kamis (5/8).

Kemudian, Kapolda Sumsel dan Prof Hardi berkomunikasi walaupun waktunya sangat singkat. Selanjutnya Prof Hardi menemui Kapolda Sumsel di ruang kerjanya untuk membahas sumbangan itu.

"Pak kapolda tidak ada pemikiran yang negatif, selalu berpikiran positif, ini niat baik dari keluarga di mana kita mengalami pandemi menyebabkan efek tidak hanya kesehatan tapi juga ekonomi," kata dia.

Advertisement

Lesty mengaku sama sekali tidak mengenal keluarga Akidi Tio. Sementara dengan Prof Hardi, Lesty mengenalnya sangat dekat karena salah seorang dokter senior di provinsi itu.

"Saya tidak kenal dengan keluarga Akidi, tapi sangat mengenal Prof Hardi. Saya tidak bisa berkomentar apa-apa, kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya karena saya tidak tahu persis seperti apa," ujarnya.

Sejak kasus ini mengarah pada penipuan, Lesty mengaku siap dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun dia berdalih tidak mengetahui persis alasan sumbangan yang dijanjikan tak kunjung cair.

"Belum ada dimintai keterangan sebagai saksi, tidak ada. Kalau diminta jadi saksi, saya siap karena kita semua tidak ada pikiran negatif tentang hal ini, kita tidak tahu sebenarnya permasalahan di dalam ini," sebutnya.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.