Cerita haru suami korban kecelakaan maut di Cimahi
Odas menjadi korban tabrakan beruntun yang disebabkan meluncurnya Bus Parahyangan diduga akibat rem blong.
Lebaran Idul Fitri adalah hari terakhir bersama istri, bagi Mamat Suryaman (45). Sebabnya, ajal terlebih dahulu menjemput Odas (41) dalam kecelakaan maut di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Jumat (8/7) kemarin.
Odas menjadi korban tabrakan beruntun yang disebabkan meluncurnya Bus Parahyangan diduga akibat rem blong. Tubuh Odas tertabrak besarnya bodi bus. Odas saat di tempat kejadian perkara (TKP) tengah membonceng saudaranyanya Tiara (14) menggunakan sepeda motor.
"Istri saya lagi sama Tiara, boncengan," kata Mamat pada merdeka.com, di Rumah Sakit Cibabat, Kota Cimahi, Sabtu (9/7).
Dia menuturkan, Odas pada hari itu baru berkeliling untuk bersilaturahmi Lebaran bersama saudara-saudaranya. Siang itu Odas baru saja silaturahmi di kediaman saudaranya yang ada di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Nahas menimpa Odas. Saat di TKP Odas menjadi korban tabrakan maut yang menewaskan 9 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Kabar amat mengejukan itu kemudian didapat dari orang tua Tiara, Siti Atikah.
"Saya baru pulang kerja Magrib, tapi tiba-tiba dapat kabar bahwa istri saya kecelakaan," ungkapnya. Usai mendatangi RS Cibabat, kaget bukan kepalang karena Odas menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut itu.
Mamat berbesar hati. Dia harus ikhlas melepas sang istri tercinta Odas. "Ikhlaskan," singkat Mamat yang tidak bisa menutupi raut wajah kesedihan.
Peli Ridwan korban selamat menyatakan, bahwa kecelakaan bisa saja terhindar jika pemerintah bisa lebih memperketat aturan laik jalan kendaraan umum. Makannya, dia ingin aturan tersebut lebih diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.
"Saya harap pihak terkait bisa mengevaluasi, agar kejadian tersebut tidak terulang," ucap Peli usai menerima santunan dari PT Jasa Raharja di tempat sama.
Diketahui, kecelakaan maut di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi menewaskan 9 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Polisi sudah mengidentifikasi para korban. Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Cibabat Cimahi.
Berikut daftar korban tewas dan luka yang diterima merdeka.com dari Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (9/7) pagi.
Korban tewas :
1. Karsim Jamaludin (pengemudi bus)
2. Endang Dedi (kernet)
3. Rachmat Tualubis (penumpang bus)
4. Fan Yen (penumpang Kijang Kapsul)
5. Diana Wina (penumpang Suzuki Katana)
6. Kusnaedi (pengendara sepeda motor)
7. Neneng (pengendara sepeda motor)
8. Odas (pengendara sepeda motor)
9. Tiara (pengendara sepeda motor)
Korban Luka Berat :
1. Lena Komalasari (penumpang Kijang Kapsul)
Korban Luka Ringan :
1. Nenda (penumpang bus)
2. Abdul Azis (penumpang bus)
3. Siti Khodijah (penumpang bus)
4. Mochamad Iqbal (penumpang bus)
5. Adi Utama (penumpang bus)
6. Aditya Prakarsa (penumpang bus)
7. Diki Kuswandar (penumpang bus)
8. Devi Putri (penumpang bus)
9. Wiki (penumpang bus)
10. Indah Sari (penumpang bus)
11. Nemin (penumpang bus)
12. Panji Jarkasih (penumpang bus)
13. Abdul Rochman (penumpang bus)
14. Lilis Mustopa Sari (penumpang bus)
15. Nurdiansyah (penumpang bus)
16. Imas Suhendra (penumpang bus)
17. Atang (penumpang bus)
18. Farhan Muhammad Ferdian (penumpang bus)
19. Esa Raisa Hemas (penumpang bus)
20. Amitidya (penumpang bus)
21. Diki (pengemudi kijang kapsul)
22. Heni Oktafia (penumpang kijang kapsul).
Baca juga:
Korban kecelakaan bus maut di Cimahi dapat santunan Rp 25 juta
21 Korban luka kecelakaan maut di Cimahi sudah pulang
Gubernur Jabar sebut kecelakaan di Cimahi karena bus salahi aturan
Isak tangis keluarga iringi pemakaman sopir bus maut di Cimahi
Ini daftar korban tewas dan luka, kecelakaan maut di Cimahi
Tim gabungan investigasi penyebab kecelakaan bus di Cimahi
Ini dugaan pelanggaran bus yang tewaskan sembilan orang di Cimahi