Cerita halal bihalal hingga kiai 'ngarep' diberi sepeda Jokowi
Cerita halal bihalal hingga kiai 'ngarep' diberi sepeda Jokowi. "Yang terakhir, tadi saya beri hadiah sepeda. Silakan diambil, dipilih. Sudah," tutur Jokowi dan disambut tepuk tangan meriah tamu undangan.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengakhiri acara halal bihalal di Kota Semarang membagikan dua buah sepeda gunung. Sepeda diberikan ke dua orang tamu undangan yang berhasil menjawab pertanyaan dilempar Jokowi. Jokowi meminta kepada tamu undangan untuk maju ke depan dan menyebutkan tujuh suku dan 10 pulau yang ada di Indonesia.
"Saya ingin ada bisa sebutkan dari 714 sebutkan 7 saja. Para siswa bisa, para kiai juga bisa. Para ulama bisa. Silakan maju sebutkan 7 suku. Saya berikan kesempatan terlebih dahulu pada para kiai. Saya takut nanti dimarahi Pak Kiai Munif Djuhri. Nanti dimarahi Kiai Ubaidillah. Kok kiai nggak di dahulukan. Silakan kalau ada. Kalau tadi Afganistan tujuh (suku) gampang. Kalau di kita (Indonesia) ada 714 (suku)," ungkap Jokowi di hadapan ribuan tamu halal bihlalal di SMA Nasima Jalan Yos Sudarso, Kota Semarang, Jawa Tengah Sabtu (22/7) malam.
Majulah, dua orang tamu undangan yang langsung ditunjuk Jokowi. Ketua PC Maarif Karanganyar, tamu pertama yang mendapatkan kesempatan menjawab pertanyaan Jokowi. "Saya Sularno pak, Ketua PC Maarif Kabupaten Karanganyar. Kita sekampung bapak. Bapak Solo, saya Karanganyar," ungkap Sularno mengawali perkenalanya.
"Jauh toh," ungkap Jokowi menjawab Sularno.
Sambil senyum-senyum, Sularno mengeluh, "Duh! Ngaku tapi rak diakoni (nggak diakui)," seloroh Sularno sambil ditertawakan tamu undangan yang hadir.
Jokowi pun langsung meminta Sularno menyebutkan tujuh suku dan satu per satu dijawab Sularno. "Tujuh saja, satu Suku Sunda, dua Suku Jawa, tiga Suku Madura, empat Suku Bali belum bener. Suku Tengger, Suku Badui, Suku Bugis, Suku Aceh, Suku Betawi," ungkap Sularno.
Jokowi pun meminta Sularno kembali ke tempat. Namun, Sularno merasa kebingungan karena beberapa tamu undangan meneriakkan supaya Sularno diberi hadiah berupa sepeda. Dengan langkah berat, Sularno kembali ke tempat duduknya karena tidak diberi sepeda Jokowi. "Oke terimakasih silakan kembali ke tempat. Kenapa? Sepeda? Oh hadiah? Yah silakan duduk," ungkap Jokowi.
Tamu undangan yang kedua yaitu Aruna yang merupakan seorang wali murid siswa SD Nasima yang mendapatkan kesempatan untuk menjawab pertanyaan Jokowi. "Saya Aruna Permadi pak. Saya dari SD Nasima, orangtua murid," ungkap Aruna.
"Pertanyaanya beda lagi ini. Tadi saya sebutkan ada 17.000 pulau. Sebutkan 10 (pulau) saja," ucap Jokowi.
Aruna pun menjawab satu persatu nama-nama pulau yang diinginkan Jokowi. "Saya mulai Pulau Sabang, Pulau Sumatra, Pulau Belitung, Pulau Nias, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Irian," jawab Aruna dan berhenti saat Jokowi menyahut, "Sebentar sebentar. Irian sudah ganti Papua. Nusa Tenggara, itu provinsi. Pulau Bali betul, Pulau Karimunjawa betul terus. Sudah 13," ucap Jokowi.
Sebelum kembali duduk, Aruna pun menjabat tangan Jokowi dan meminta foto bersama dengan Jokowi. Ajudan Jokowi pun langsung memotret keduanya yang bersanding di belakang podium panggung. Namun, Jokowi kaget, saat Aruna meminta hadiah sepedanya.
"Saya minta foto pak, kenang-kenangan pak. Ya silakan. Njih. Kok tanya sepeda gimana sih? Ungkap Jokowi sambil ditepuk tangan dan ditertawai tamu undangan.
Setelah kedua tamu undangan duduk, Jokowi pun melanjutkan pidatonya dan berpesan kepada para ulama, kiai dan tamu undangan agar selalu menjaga persatuan bangsa Indonesia. Termasuk menjaga keberagaman dan kebhinekaan bangsa.
"Yang mulai para ulama Pak Kiai, bapak ibu semua yang berbahagia, saya percaya semangat kita, semangat Indonesia akan terus terjaga. Kita akan jadi bangsa rukun, jadi panutan bangsa lain mengelola kemajemukan dan keberagaman. Saya rasa itu yag bisa saya sampaikan. Semoga Halal Bihalal ini bisa menggema dari Sabang sampai Merauke," ucap Jokowi.
Sebelum mengakhiri pidatonya, Jokowi pun memberikan kejutan kepada dua tamu undangan yang berhasil menjawab pertanyaanya dengan memberikan sepeda. Dua buah sepeda kemudian didorong masuk dari luar ruangan acara oleh Paspampres yang selalu mengawal kunjungan Jokowi.
"Yang terakhir, tadi saya beri hadiah sepeda. Silakan diambil, dipilih. Sudah," tutur Jokowi dan disambut tepuk tangan meriah tamu undangan.
Dua tamu tadi, Sularno dan Aruna langsung menciumi tangan Jokowi sebagai rasa ucapan terima kasih yang besar. Namun, sebelum kembali duduk, Sularno yang belum sempat berfoto bersama Jokowi meminta foto bersama. "Saya tutup terimakasih," pungkas Jokowi disambut dengan tepuk tangan meriah.
Baca juga:
Jokowi pamer main gasing di depan anak-anak, Ibu Negara & menteri
Jokowi sulap di depan anak-anak: Kosong ya, kosong, kosong
Di Hari Anak Nasional, Jokowi minta anak-anak setop membully teman
Jokowi ingatkan anak-anak boleh main Facebook saat usia 13 tahun
Presiden & Ibu Negara hadiri peringatan Hari Anak Nasional di Riau