LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita bayi dibuang dan dimakan binatang

Berikut ini kasus-kasus tragis bayi dibuang lantas dimakan oleh binatang yang dirangkum merdeka.com:

2014-08-21 05:00:00
Mayat Bayi
Advertisement

Kemarin Warga di Kampung Babakan RT 04 RW 01, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, digegerkan dengan temuan mayat bayi di kompleks pemakaman Kota Bekasi.

Warga mengerubungi mayat bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya tersebut lantaran saat ditemukan di bagian kelamin mayat bayi tersebut rusak. Setelah dicek kelaminnya dimakan anjing.

Bayi itu diduga hasil hubungan gelap dan dibuang oleh ibu kandungnya sendiri. Kasus bayi dibuang lantas dimakan binatang bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya kasus serupa juga terjadi di Surabaya.

Berikut ini kasus-kasus tragis bayi dibuang lantas dimakan oleh binatang yang dirangkum merdeka.com:

Potongan jasad bayi di NTT dimakan anjing

Kasus ini terjadi pada Selasa, 5 Agustus 2014. Warga Kampung Sandi Mese, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, mendadak geger setelah melihat ada anjing keliling kampung sambil menggigit potongan jasad bayi.

Warga yang melihat hal ganjil lantas menyelidiki dari mana anjing itu mendapat potongan tubuh bayi. Sampai akhirnya seorang warga menemukan ada tanah acak-acakan seperti digali binatang. Dari dalam tanah ada bau busuk menyengat, setelah dicek ditemukan jasad bayi.

"Betul seperti itu (Potongan jasad dibawa anjing keliling kampung). Setelah dicek, ada tanah bekas galian anjing, dari dalam ada bau busuk. Ada binatang yang ambil," kata Kapolres Manggarai, AKBP Toni Binsar, saat dihubungi merdeka.com, Selasa (05/08).

Polisi kemudian turun ke lapangan menyelidiki kasus itu. Berikutnya diketahui bahwa di dalam tanah itu dikubur jasad bayi hasil hubungan gelap yang diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri, YM (29) warga setempat.

Advertisement

Bayi dirubung semut

Berikutnya kisah bayi dirubung dan dimakan semut pada Senin, 23 Juni 2014. Bayi mungil lengkap dengan tali pusar sudah dipotong, dibuang orangtuanya di kebun seorang warga Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang, Jawa Timur. Bayi perempuan itu ditemukan sudah dirubung semut. Tapi ajaibnya dia masih dalam keadaan hidup.

Bayi itu ditemukan di kebun milik Sanusi, warga setempat. Kebun itu berada tepat di belakang rumah Tarjo. Penemunya seorang ABG berinisial R (17), tetangga Tarjo dan Sanusi. Belakangan diketahui ibu bayi itu adalah R.

Seperti dikatakan Kasubbag Humas Polres Jombang Akp Sugeng Widodo, penemuan bayi itu berawal saat R datang ke rumah Tarjo, mengaku menemukan bayi di belakang rumahnya di kebun Sanusi, Minggu (22/6). Dia lantas mendorong-dorong Tarjo ke lokasi bayi yang menangis itu.

Benar saja, di sana ada bayi di semak-semak kebun, tanpa alas apapun. Dia ditaruh terlentang begitu saja di atas tanah. "Bayinya Masya Allah, kasihan banget. Tali pusarnya itu sudah dirubung semut, badannya juga," kata Sugeng saat dihubungi merdeka.com, Senin (23/6).

Selanjutnya R dan Tarjo menghubungi polsek setempat. Polisi datang lalu membawa bayi ke bidan. Tapi kapolsek curiga dengan kejanggalan penemuan bayi itu. "Kok bisa R tahu persis lokasinya. Dia juga mendorong-dorong Tarjo ke lokasi. Lalu bidan disuruh memeriksa kondisi R," ujar Sugeng.

Setelah dicek, puting R nampak mengeluarkan air susu. Kemudian perutnya juga diperiksa, ternyata ada tanda-tanda habis melahirkan. Kemudian bidan memberi tahu kapolsek tentang kondisi R itu.

"Kapolsek langsung saja tanya ke R, 'kamu melahirkan di mana?' Kalau tidak mengaku awas, itu putingmu keluar airnya, berarti kamu habis melahirkan," kata Sugeng menirukan Kapolsek setempat.

Akhirnya R mengaku bahwa bayi tersebut anaknya. Dia melahirkan pada Jumat (20/6) malam, di kebun Sanusi. ABG tamatan SMP itu melahirkan sendiri tanpa bantuan siapapun. Dia juga sendirian memotong tali pusar anaknya itu.

Advertisement

Mayat bayi perempuan di Surabaya dimakan anjing

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 16 Februari 2012, di Perumahan Galaxy Bumi Permai, Surabaya. Warga di perumahan elite itu sempat geger lantaran ada Seekor anjing memakan mayat bayi perempuan.

Potongan tubuh bayi perempuan itu tercecer di sepanjang jalan. Diduga, bayi yang dalam kondisi tidak utuh itu, akibat dicabik-cabik ketika dimakan anjing. Potongan tubuh bayi perempuan itu ditemukan Mardiyanto, penjaga di salah satu rumah mewah di Perum Galaxy Bumi Permai.

"Potongan tubuh bayi itu saya temukan tepat di depan rumah yang saya jaga," kata penjaga rumah blok F3/7-8 milik Andre tersebut, Kamis (16/2).

Awalnya, Mardiyanto mengira potongan tubuh bayi itu bangkai kucing. Kemudian dia mengambil, dan dibuang di sebuah sungai kecil. Namun dia ragu, karena kaki dan tangan bangkai itu milik organ tubuh manusia.

"Lalu saya lapor satpam perumahan yang kemudian diteruskan dengan laporan polisi," lanjut Mardiyanto.

Potongan tubuh bayi tersebut berasal dari sebuah pos satpam yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah Andre. Di bawah lantai kayu pos satpam, terkubur orok bayi perempuan.

Bayi itu terkubur sedalam 15 cm. Di bawah jenazah bayi itu terdapat secarik kain dan di atasnya ditutup sebuah tas plastik. Karena terlalu dangkal menguburnya, seekor anjing yang biasa dipanggil Boski oleh pemiliknya itu, mendatangi tempat bayi itu terkubur.

Anjing milik Andre itupun tertarik untuk memakan orok bayi yang sudah berbau busuk tersebut dan dibagi dengan anak-anak si anjing Boski.

Kemaluan jenasah bayi dimakan anjing

Peristiwa ini terjadi di Kampung Babakan RT 04 RW 01, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Warga setempat digegerkan dengan temuan mayat bayi di komplek pemakaman Kota Bekasi.

Warga mengerubungi mayat bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya tersebut lantaran saat ditemukan di bagian kelamin mayat bayi tersebut rusak. Setelah dicek ternyata kelaminnya habis dimakan anjing.

Mayat bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Lisin yang sedang membersihkan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) persis di belakang Ruko Suramadu.

"Ada orang membawa sepeda motor memberitahu kalau ada bayi dibuang," kata Lisin kepada penyidik Polsek Bantargebang, Rabu (20/8) siang.

Atas informasi itu, Lisin lalu mengecek ke lokasi penemuan. Benar saja, dia mendapati bayi dalam keadaan tergeletak di dalam pagar pemakaman dengan kondisi meninggal dan membusuk. "Kemaluan sudah tidak ada," ujar dia lagi.

Seketika temuan itu menggegerkan warga. Ratusan masyarakat segera datang dan melihat jasad bayi tersebut. Mereka menduga kemaluan bayi itu dimakan anjing.

Kanit Reskrim Polsek Bantargebang, AKP Wahid membenarkan. Namun, ia belum dapat menyimpulkan penyebab hilangkannya kemaluan dari jasad bayi tersebut. "Kami masih menyelidikinya," kata Wahid.

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.