LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cerita Abu Bakar Baasyir Menghuni Lapas Cipinang

Abu Bakar Ba'asyir, tokoh kontroversial, telah dipenjara karena berbagai tuduhan terkait terorisme dan ideologi negara.

Jumat, 16 Mei 2025 15:26:44
abu bakar ba'asyir
Aparat kepolisian berjaga di ruang tahanan pengadilan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir usai menjalani persidangan di Jakarta, (16/06/2011). (AFP Photo/Adek Berry) (@ 2023 merdeka.com)
Advertisement

Abu Bakar Ba'asyir, seorang tokoh yang dikenal luas di Indonesia, telah menjalani beberapa kali penahanan terkait berbagai tuduhan yang berkaitan dengan terorisme. Penangkapannya bukan hanya disebabkan oleh satu peristiwa, melainkan serangkaian tindakan yang menunjukkan keterlibatannya dalam aktivitas terorisme dan penolakan terhadap ideologi negara.

Pada tahun 2002, Abu Bakar Ba'asyir terlibat dalam peristiwa Bom Bali I yang mengguncang Indonesia.

Dikutip berbagai sumber, setelah menjalani proses persidangan kasus bom Bali dan bom Hotel JW Marriot, Ba'asyir divonis 2,5 tahun penjara karena pemufakatan jahat pada 30 April 2004.

Semula Ba'asyir ditahan di Markas Besar Polri Jakarta. Namun, pada 25 Agustus 2004, ia dipindah ke Lapas Cip[inang, Jakarta Timur.

Advertisement

Bebas dari Lapas Cipinang pada Tahun 2006

Selanjutnya, pada 14 Juni 2006, Abu Bakar Ba'asyir resmi bebas dari Lapas Cipinang setelah menjalani masa hukuman selama 2,5 tahun yang dijatuhi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ba'asyir dijemput oleh para pendukungnya yang menunggu di depan pintu utama Lapas Cipinang yang meneriaki takbir.

Advertisement

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Solo, Jawa Tengah ini menapaki kaki di pintu utama pada pukul 07.15 Wib, lebih cepat dari yang dijadwalkan yakni pukul 08.00.

Pandangan Terhadap Pancasila dan Dampaknya

Salah satu aspek yang tidak bisa diabaikan dalam kasus Abu Bakar Ba'asyir adalah penolakannya terhadap Pancasila. Meskipun ini bukan alasan utama penahanannya, sikap Ba'asyir yang menyebut Pancasila sebagai syirik telah memperburuk citranya di mata publik. Penolakannya terhadap ideologi negara ini menimbulkan kontroversi dan menambah sorotan terhadap aktivitas dan pandangan yang ia anut.

Advertisement

Penolakan terhadap Pancasila menunjukkan adanya benturan antara ideologi yang dianut oleh Ba'asyir dan ideologi negara Indonesia. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memicu ketegangan antara kelompok-kelompok tertentu dengan pemerintah. Dalam konteks ini, Ba'asyir menjadi simbol perlawanan terhadap ideologi negara yang diakui dan diterima oleh masyarakat luas.

Berita Terbaru
  • Mengenal Standing Side Bend, Peregangan Sederhana untuk Tingkatkan Fleksibilitas Tubuh
  • Baru Main Sekali, Tunisia Langsung Pecat Pelatih di Tengah Piala Dunia 2026
  • Rizky Billar Geram Dituding Cerai dan Selingkuh, Penyebar Hoaks Terancam Dilaporkan
  • Hilang Sejak 2023, Wanita di Bandung Ditemukan Luka Parah di RS Diduga Disekat dan Dianiaya Kekasih
  • FOTO: Kolonel TNI AD Pertama Lulus Pendidikan Pertahanan Nasional Yordania
  • abu bakar ba'asyir
  • berita update
  • jihad
  • lapas cipinang
  • napi lapas cipinang
  • terorisme
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
H
Reporter Henni Rachma Sari, NAIS
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.