Cerita 3 sekawan bikin butik hijab buat muslimah cantik
Berdiri sejak 29 Juni 2014, produk utama yang diluncurkan adalah rok dan longdress.
Pertumbuhan usaha di bidang hijab meningkat drastis. Ini dibuktikan dengan menjamurnya bisnis fashion busana muslim.
Tak cuma masyarakat, selebritis pun ikut terjun ke bisnis ini. Mereka menawarkan berbagai macam model dan warna menarik yang lebih modern.
Itu pula yang membuat Latifah, Riska Nurhalimah dan Putri Latifah, ikut coba menjajal bisnis ini. Mereka memberi label Nameera pada hijab mereka. Alasan memberi nama Nameera karena memiliki arti wanita sholeha, rajin dan cerdas. Kesan itulah yang ingin mereka perlihatkan saat orang membeli baju muslim berlabel Nameera.
"Cerdas dalam memilih pakaian yang cocok sesuai kaidah Islam dan karakter diri," terang Latifah, salah satu pendiri Nameera ketika dihubungi merdeka.com melalui telepon, Minggu (10/5).
Produk utama yang diluncurkan adalah rok dan longdress. Rok yang mereka tawarkan lebih modis, menarik dan tidak membatasi ruang gerak.
"Penggunaan rok merupakan ciri perempuan apapun profesinya. Kita ingin mengubah pandangan bahwa rok membatasi gerak serta agar wanita tidak menyerupai laki-laki yang menggunakan celana," katanya.
Dia menambahkan, produk Nameera yang secara resmi diluncurkan ke pasar pada 29 Juni 2014 memiliki beberapa keistimewaan. Pertama, busana muslim dibuat secara detail dengan produksi terbatas. Hanya ada satu desain per baju. Kemudian, akan ada penggantian rancangan tiap musim dan tidak lagi menjual desain yang lama.
Desainnya sengaja dibuat terbatas. Karena ini eksklusif hanya untuk satu pembeli," ungkap Latifah.
Selanjutnya, Nameera memiliki desain tersendiri dalam membuat busana muslim. Selain itu, untuk memenuhi kepuasaan konsumen, industri menengah ini menerima pesanan dan konsultasi desain yang mereka inginkan seperti kebaya, baju pasangan, coat dan baju anak-anak.
Hasil karya Nameera telah dipercaya dengan memenangkan perlombaan kewirausahaan. Mereka sempat menjuarai Entrepreneur Challenge di UNJ dan Business Competition di kampus Gici Business School. Hadiah yang didapat saat itu mereka pakai untuk mengembangkan usaha mereka dan mengikuti pelatihan serta monitoring bisnis.
Baca juga:
Berawal dari hobi, Winny buat EO hingga kini punya sekolah model
Produsen cokelat lokal bermisi sosial terima investasi
Jualan martabak, Gibran ngaku omzetnya Rp 6 juta per hari
Sempat jatuh bangun, ini kunci sukses miliuner cantik jual lingerie
Miliuner cantik kaya berkat lingerie usai lalui beragam penderitaan
Lima bisnis aneh untuk menjadi milyuner
Arief raup Rp 60 juta/bulan dari kemalasan mahasiswa ke toko buku