Cekcok mulut di jalan soal sewa lahan, dua warga tewas satu kritis
Cekcok mulut di jalan soal sewa lahan, dua warga tewas satu kritis. Herman dan Deden mendapatkan perlawanan saat menagih utang pada Hermanto. Adik Hermanto menyerang dengan senjata tajam. Herman tewas, Deden kritis. Namun Hermanto sendiri akhirnya kena serangan jantung melihat adiknya membunuh Herman.
Dua kelompok massa terlibat pertikaian di Jalan Raya Cipayung Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, pada Sabtu dini hari tadi. Peristiwa itu menyebabkan dua orang tewas dan satu kritis.
Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pertikaian ini dipicu masalah sewa lahan. Mulanya, Herman Lintang dan Deden Sudarmono mendatangi lapak di kawasan Citayam untuk menagih sewa lahan.
"Di lokasi terjadi adu mulut. Orang yang menempati tidak terima," katanya, Sabtu (17/12).
Herman dan Deden hendak menagih uang sewa pada Hermanto di tanah Hek. Lahan itu dipakai Hermanto untuk menyimpan barang. Namun ketika didatangi, Hermanto tidak mau memindahkan barangnya.
"Akhirnya terjadi cekcok mulut," ujarnya.
Di lokasi saat itu, ada adik Hermanto bernama Zainal Arifin. Dia kemudian melawan dan terjadi pertikaian. Herman langsung diserang dengan senjata tajam dan tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, Deden kritis karena luka benda tajam yang mengenai tangan kanannya.
"Hermanto juga tewas di rumah sakit karena serangan jantung melihat ada korban tewas," tutupnya.
Baca juga:
Kesal wanita pujaan dirayu, Bulan tikam kepala Hafiz hingga tewas
Duterte terancam dimakzulkan karena mengaku pernah membunuh
Pulang ibadah, kepala Ruci dihajar cangkul hingga tewas oleh iparnya
Pasangan buron kasus pembunuhan di Sumut dibekuk polisi di Kampar
Kejam, bayi lelaki diduga hasil hubungan gelap dikubur hidup-hidup
Ditanya berbelit, pemerkosa & pembunuh balita divonis hukuman mati
Polisi selidiki penemuan mayat balita terkubur di area perkebunan