LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cek Bagan Ikan di Laut, Nelayan di Bontang Hilang

Arman (25), nelayan warga Bontang, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang di tengah laut saat memeriksa bagan ikan hasil tangkapannya. Pencarian tim SAR gabungan sampai hari ini, terkendala angin kencang dan gelombang tinggi.

2019-01-06 23:01:00
Nelayan
Advertisement

Arman (25), nelayan warga Bontang, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang di tengah laut saat memeriksa bagan ikan hasil tangkapannya. Pencarian tim SAR gabungan sampai hari ini, terkendala angin kencang dan gelombang tinggi.

Keterangan diperoleh, Sabtu (5/1) sore kemarin sekira pukul 17.45 Wita, Arman dan kakaknya, Saharuddin, berangkat bersama menuju ke bagan di tengah laut, sekitaran pulau Beras Basah. Begitu tiba di bagan, Saharuddin lalu naik ke bagan untuk memeriksanya. Namun, begitu kembali melihat ke arah kapal, Arman sudah tidak lagi terlihat.

"Sempat mencari di sekitarnya, tapi dia (Saharuddin) tidak menemukan adiknya. Kemudian kembali ke darat, dan mengabarkan ke BPBD Bontang," kata Kasi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, Minggu (6/1).

Advertisement

Setelah memastikan kebenaran hilangnya Arman, tim SAR gabungan Basarnas, BPBD Bontang, TNI AL dan Polair melakukan pencarian mulai pukul 06.00 Wita pagi.

"Kita sudah kroscek, belum diketahui sebab hilangnya korban ini," ujar Octavianto.

Sampai dengan siang ini, pencarian dilakukan hingga radius 5 nautical miles, dari posisi bagan di tengah laut. Angin kencang di lokasi perairan, cukup jadi kendala pencarian tim SAR gabungan. Tim bergerak hati-hati, lantaran lokasi bagan berada di tengah laut.

Advertisement

"Selain itu juga gelombang laut sampai dengan 1 meter. Areal pencarian di lokasi ini cukup luas karena bagan berdiri sendiri di tengah laut, bukan bagan berkelompok," demikian Octavianto.

Baca juga:
Santri Pondok Al Mahrusiah Lirboyo Hilang Usai Diantar Ojek Online
2 Wisatawan yang Hilang di Perairan Nias Utara Ditemukan Meninggal
Berwisata di Perairan Nias Utara, 2 Orang Hilang
19 Jam Tersesat di Lereng Lawu, Guru SD Karanganyar Ditemukan Selamat
Hilang Tiga Hari saat Cari Jamur di Hutan, Kakek di Maluku Ditemukan Selamat
Bapak dan Anak Hilang Terseret Banjir di Kabupaten Barru Ditemukan Meninggal

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.