Cegah Virus Corona, Mentan Ikut Pantau Hewan Impor di Soekarno-Hatta
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo ikut memantau pelaksanaan prosedur keamanan untuk mengantisipasi masuknya Virus Corona melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (3/1).
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo ikut memantau pelaksanaan prosedur keamanan untuk mengantisipasi masuknya Virus Corona melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (3/1).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur keamanan dan keselamatan lalu lintas hewan dan produknya dijalankan dengan benar sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Sejalan dengan informasi dari lembaga kesehatan hewan dunia, OIE bahwa penyakit pernapasan akut corona yang tengah mewabah ini akibat virus novel corona (2019-nCov). Dimana data urutan genetiknya virus ini adalah kerabat dekat CoV lain yang ditemukan beredar di populasi kelelawar Rhinolophus (Kelelawar Horseshoe)," ujar Menteri Syahrul.
Ia mengatakan, adanya pengetatan pengawasan terhadap lalu lintas sumber hewan termasuk spesies sejenis yang masuk ke Indonesia untuk mengantisipasi potensi dari reservoir hewan dalam penyakit ini.
"Ini yang menjadi perhatian, khususnya bagi jajaran Karantina Pertanian untuk terus memantau kondisi terkini dari organisasi resmi dan mengantisipasi kesehatan dan keamanan dari media pembawa hama penyakit baik hewan dan tumbuhan pengawasan harus diperkuat," kata Menteri Syahrul.
Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, Ali Jamil mengungkapkan, beberapa upaya yang telah dilakukan yakni Kementerian Pertanian melalui seluruh unit kerja di Karantina Pertanian telah mengeluarkan instruksi kewaspadaan penyebaran CoV/2019-nCoV untuk melakukan pengawasan dan tindakan karantina terhadap lalulintas Media Pembawa yang berisiko tinggi sebagai penular CoV/2019-nCoV berupa anjing, kucing, rodentia, kelelawar dan unggas.
"Yang kedua tindakan karantina perlakuan yang dilakukan berupa desinfeksi terhadap hewan dan peralatan yang menyertai seperti kendang dll dengan menggunakan desinfektan berbahan aktif misalnya ether alcohol 75%, klorin, peroxyacetic acid dan chloroform," tandasnya.
(mdk/rnd)