Cegah Penyebaran Virus Corona, 77 TKA Asal China di Lahat Diperiksa Secara Medis
Laporan dari Dinas Ketenagakerjaan, banyak TKA asal China datang dan pergi dari kabupaten Lahat.
Dinas Kesehatan Lahat, Sumatera Selatan, bakal memeriksa tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja di pertambangan untuk mencegah penularan virus Corona. Perusahaan juga diminta menghentikan sementara perekrutan TKA terutama asal negeri tirai bambu.
Kepala Dinas Kesehatan Lahat Ponco Wibowo mengungkapkan, laporan dari Dinas Ketenagakerjaan setempat, banyak TKA asal China datang dan pergi dari kabupaten itu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mereka terinfeksi virus tersebut.
"Kami akan periksa mereka, terutama yang baru datang dari negara China. Kami ingin Lahat aman dari virus itu," ungkap Ponco, Kamis (30/1).
Menurut dia, pemeriksaan dilakukan secara jemput bola di perusahaan-perusahaan tambang tempat mereka bekerja. Jika ada TKA yang diduga mengalami gejala, langsung ditangani secara khusus.
"Informasi yang kami terima mereka tersebar di tiga pertambangan. Kami datangi perusahaannya, didata dan diperiksa," ujarnya.
Bupati Lahat Cik Ujang meminta perusahaan pertambangan untuk sementara menghentikan perekrutan TKA terutama asal China. Dia tak ingin daerahnya menjadi tempat penularan sehingga menimbulkan kekhawatiran warganya.
"Saya minta setop dulu, jangan ada lagi penambahan tenaga kerja asal China. Ini biar Lahat aman, tidak ada virus itu," tegasnya.
(mdk/ray)