Cegah Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Belajar, Gerakan Sekolah Bersih Diadakan
Gerakan Sekolah Bersih untuk tanggulangi Corona.
Pandemi COVID-19 telah menjelma menjadi problem bagi masyarakat dunia. Di Indonesia sendiri, kasusnya telah mengalami peningkatan. Update terbaru menyatakan jika sudah ada 309 kasus dengan detail 25 meninggal dan 15 sembuh. Menanggapi hal tersebut, Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Promkes - Kemenkes RI) menjalin kerja sama dengan PT Reckitt Benckiser (RB). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengadakan kegiatan edukasi guna menjaga kebersihan diri dan mencegah penyebaran kuman lewat cuci tangan yang benar di lingkungan sekolah lewat kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Acara ini dilaksanakan pararel di lima sekolah dasar di kawasan Jakarta Selatan tanpa melibatkan siswa/i dan hanya dihadiri perwakilan guru dan perwakilan instansi dengan mengakat tema “Jaga Kebersihan Tangan, Cegah Penyebaran Kuman di Lingkungan Sekolah” melalui praktek cuci tangan yang benar dan rutin guna mencegah penularan penyakit, khususnya di lingkungan sekolah.
©2020 Merdeka.com
dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengajak semua pihak untuk berada dalam satu komando penanggulangan COVID-19 dengan membentuk sinergi yang kuat untuk menanggulangi pandemi COVID-19 yang kini di Indonesia sedang kita alami bersama.
“Kami mendorong sekolah-sekolah agar menjadi lingkungan yang aman serta sehat lewat kegiatan belajar dengan membangun perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) lewat kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai langkah nyata pencegahan penularan COVID-19. Khususnya nanti saat kegiatan belajar kembali aktif. Kami berterima kasih juga kepada pelaku-pelaku usaha yang telah mendukung kegiatan ini.” Ujar Riskiyana dalam sambutan.
RB merupakan warga usaha yang sekaligus pelopor di tingkat global yang selalu menggaungkan PHBS dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, khususnya lewat produk sanitasi unggulan yang telah dipercaya seluruh warga dunia sejak diluncurkan pada tahun 1933 di India. CSR Director Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, dr. Helena Rahayu Wonoadi menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan aspek penting untuk seluruh pemangku kepentingan bersinergi dan bergerak bersama dalam menanggulangi pandemic COVID-19 dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas.
“Kami mendorong masyarakat untuk secara proaktif berpartisipasi dalam menyebarkan kebaikan kecil dengan mengajak anak-anak untuk mempraktikkan PHBS dengan cara menjaga kebersihan tangan yang baik, yaitu dengan mencuci tangan secara rutin dengan air mengalir dan sabun untuk memastikan seluruh permukaan tangan telah bersih,” ucap Helena.
©2020 Merdeka.com
Sebagai tindak lanjut dari acara, Kemenkes RI dan RB akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan terbatas lanjutan seperti menyediakan sabun dan memberikan peraalatan kebersihan sebagai upaya promotif CTPS kepada anak-anak dan staf di lingkungan sekolah. Dalam kesempatan yang sama, RB Indonesia dan Kemenkes RI juga menekankan kembali pentingnya menerapkan lima langkah CTPS benar yang harus disosialisasikan luas:
1. Basahi tangan seluruhnya dengan air mengalir.
2. Gosok sabun ke telapak, punggung tangan, dan sela-sela jari.
3. Bersihkan bagian bawah kuku-kuku.
4. Bilas tangan dengan air bersih mengalir.
5. Keringkan tangan dengan handuk/tissue atau keringkan dengan udara/dianginkan.