Cegah Penjarahan, Toko Sembako dan SPBU di Mamuju Dijaga Polisi
Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Samapta Polda Sulteng juga bertindak untuk memberikan arahan terkait kedisiplinan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat yang hendak membeli barang kebutuhan.
Anggota Samapta Polda Sulawesi Tengah, Bripda Leo Asnawi mengatakan, sejumlah aparat tengah disiagakan menjaga toko sembako dan SPBU di Mamuju. Ini dilakukan guna mencegah adanya tindak penjarahan pascagempa.
“Untuk pengamanan toko retail dan menghindari adanya penjarahan barang kebutuhan pokok pada masa darurat bencana,” katanya seperti dikutip dari siaran pers BNPB, Selasa (19/1).
Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Samapta Polda Sulteng juga bertindak untuk memberikan arahan terkait kedisiplinan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat yang hendak membeli barang kebutuhan.
“Kita juga ingatkan (masyarakat) untuk patuh protokol kesehatan,” jelasnya.
Pengamatan Asnawi di lokasi, sejumlah toko barang kebutuhan harian dan SPBU telah beroperasi pada masa darurat bencana. Masyarakat langsung berbondong-bondong guna mencukupi kebutuhan hariannya.
"Karenanya, penjagaan terus dilakukan petugas kepolisian mulai dari pukul 08.00 hingga 21.00 WITA," ujarnya.
Dia pun berjanji, selama masa darurat bencana, masyarakat Mamuju bisa merasakan rasa aman dan tetap menjaga ketertiban dan kooperatif selama berbelanja, dengan protokol kesehatan.
"Kita jaga terus hingga seterusnya masa darurat ini, semoga selalu aman," tutupnya.
Reporter: M Raditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemerintah Pusat akan Bangun Kembali Kantor Gubernur Sulbar yang Roboh Akibat Gempa
Jokowi Pastikan Rumah Warga di Sulbar yang Rusak Akibat Gempa Dapat Bantuan
Pastikan Layanan Lancar, BI Kalsel dan Sulbar Tetap Beroperasi
Jokowi Tinjau Kondisi Kantor Gubernur Sulbar yang Rusak Diguncang Gempa
Tinjau Dampak Gempa Sulbar, Jokowi Langsung Sambangi Posko Pengungsi
XL Bantu Korban Gempa Sulbar
Jokowi akan Bertolak ke Sulbar Pantau Dampak Gempa dan Pengungsi