LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Cegah Mudarat Lebih Besar, Lebih Baik di Rumah Jangan Mudik'

Justru di tengah wabah Corona dan bersamaan dengan bulan suci Ramadan kepedulian antar-sesama perlu ditingkatkan.

2020-04-29 14:37:05
Virus Corona
Advertisement

Pembatasan aktivitas bukan berarti membatasi kepedulian sosial. Justru di tengah wabah Corona dan bersamaan dengan bulan suci Ramadan kepedulian antar-sesama perlu ditingkatkan.

"Ini harus terus ditumbuhkan karena kondisi ekonomi kita saat ini, terutama di kalangan menengah ke bawah sangat memprihatinkan. Seperti buruh harian, itu kan kasihan dan perlu dibantu," ujar Lily Chodijah Wahid adik mendiang KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rabu (29/4).

Menurut Lily, kepedulian menjadi salah satu kunci untuk melawan dampak pandemi Corona. Ini penting karena sangat banyak orang terdampak. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak yang secara ekonomi sudah mapan lebih sering mengulurkan tangan membantu sesama.

Advertisement

"Kalau kepedulian sosial ini tumbuh baik, Insya Allah kita akan bisa melalui cobaan ini. Apalagi ini di bulan Ramadan, banyak-banyaklah beribadah, bersedekah, berdoa, agar semua ini segera berlalu," imbuhnya.

Selain itu, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini, mengimbau masyarakat untuk mematuhi pemerintah untuk tidak keluar rumah dan tidak mudik. Ia juga mendukung pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sepertinya suasana puasa dan lebaran akan berbeda tahun ini, tetapi itu tidak mengurangi khidmat kita dalam menjalankan ibadah. Lebih baik diam di rumah dan jangan mudik," pesan Lily.

Advertisement

Ia menilai bahwa aturan PSBB sebenarnya untuk mencegah kemudharatan. "Karena kalau kita melihat ke depannya, ini kan mencegah kemudaratan yang lebih besar. Mungkin nanti yang paling terasa adalah saat salat ied ketika lebaran karena sebelumnya kita pasti ke masjid," ucap Lily.

Ia menyarankan agar masyarakat memaksimalkan kemajuan teknologi komunikasi dengan keberadaan gadget. Ia merasa kemajuan teknologi itu membuat aturan tetap di rumah tidak akan jadi masalah.

"Peran tokoh agama dan masyarakat harus sesuai dengan kapasitasnya masing-masing untuk menularkan kesadaran tentang pentingnya mematuhi aturan pemerintah memutus penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Baca juga:
Jokowi Minta BUMN dan Pemda Jadi Pembeli Produk UMKM Pasca Corona
Banyak Kasus Transmisi Lokal Covid-19, Satu Desa di Bali akan Diisolasi
Pakai APD, TNI AL Evakuasi Kru Kapal Pesiar Explorer Dream
Ombudsman RI Buka Posko Pengaduan Daring untuk Warga Terdampak Covid-19
Cerita Pilu Penggali Kubur Di Tengah Pemakaman Jenazah COVID-19 yang Sunyi

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.