Cari titik terang tewasnya Mirna, polisi periksa dua kerabat dekat
Sejauh ini polisi sudah memeriksa 10 orang saksi.
Kepolisian Republik Indonesia terus menyelidiki tewasnya Wayan Mirna Salimin (27) setelah minum kopi Es Vietnamens di Olivier Cafe, West Mal Grand Indonesia, Rabu (6/1) lalu. Sejauh ini polisi sudah memeriksa 10 orang saksi.
"Yang diperiksa 10 orang. Yang datang bersama-sama, pegawai empat, dua teman, keluarga juga diperiksa. Kami selidiki ini pembunuhan atau kecelakaan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Charliyan di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/1).
Anton menambahkan, jika nanti ditemukan adanya unsur pembunuhan, pihaknya akan mencari motif dari pembunuhan tersebut.
"Kalau pembunuhan ada motif, ekonomi balas dendam dan lain-lain. Jadi itu yang biasa kami dapatkan di lapangan," tambah dia.
Namun, berbeda dengan pernyataan pihak Polda yang menyebut Mirna tewas lantaran meminum racun jenis sianida, pihak Mabes belum mau bicara. Menurut Anton, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium.
"Diduga sianida masih dalam penyelidikan. Masih dipelajari apakah benar atau tidak. Kita menunggu hasil laboratorium," pungkas Anton.
Baca juga:
Penjelasan Hani soal detik-detik kematian Mirna di pra-rekonstruksi
Ungkap kasus Mirna, Puslabfor ambil sampel produk Olivier Cafe
Kejanggalan kasus tewasnya Mirna usai minum es kopi Vietnam
Selidiki kematian Mirna, polisi geledah rumah Jesica
Ungkap kematian Mirna, polisi gandeng ahli forensik dan racun