Cari korban Lion Air JT 610, Basarnas kerahkan 15 kapal & 3 helikopter
Sesuai standar operasional, pencarian korban Lion Air akan dilakukan selama tujuh hari ke depan. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang sampai batas waktu yang tidak ditentukan jika memang diperlukan.
Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang berada di Pantai Tanjung Pakis bersiap melakukan pencarian pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Pangkalpinang dengan nomor JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang.
Pantauan Liputan6.com, Selasa (30/10), Tim Basarnas sudah melakukan persiapan dan pengecekan sejak pukul 06.00 WIB.
Rencana awal, tim akan langsung menuju ke lokasi jatuhnya pesawat. Hanya saja, cuaca hujan sejak malam hari membuat petugas perlu melakukan pemeriksaan tambahan.
Koordinator Humas Basarnas Joshua Banjarnahor menyampaikan, ada sekitar 15 kapal motor yang disiapkan untuk menyisir permukaan laut.
"Ditambah empat kapal untuk disebar ke titik penyelaman dan ada juga tiga helikopter," katanya di lokasi, Selasa (30/10).
Sesuai standar operasional, pencarian korban Lion Air akan dilakukan selama tujuh hari ke depan. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang sampai batas waktu yang tidak ditentukan jika memang diperlukan.
"Kami ada Basarnas dari Jakarta, Lampung, Bandung. Penyelam akan melakukan yg terbaik," tutup Joshua.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Baca juga:
Pencarian pesawat Lion Air JT 610 terkendala lumpur di dasar laut
RS Polri sudah terima 24 kantong jenazah, satu berisi tubuh bayi
5 Staf Kemenkes dan keluarganya jadi korban kecelakaan Lion JT 610
Foto beredar di medsos bagian pesawat Lion Air JT610 ditemukan hoaks!
Tim trauma healing disiapkan bagi keluarga korban Lion Air JT 610
Sakit gigi, copilot Lion Air JT610 Harvino harusnya tak diizinkan terbang