Cari black box, Basarnas ingin ekor AirAsia segera diangkat
Keberadaan black box AirAsia masih tanda tanya.
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan dirinya berharap agar ekor pesawat milik AirAsia QZ8501 dapat segera diangkat agar keberadaan black box (kotak hitam) dapat segera ditemukan.
"Saya berharap ekor segera diangkat. Sehingga kita bisa memastikan black box ada di bagian ekor atau tidak," kata Soelistyo di kantor Basarnas Jakarta, Jumat (9/1).
Soelistyo menambahkan hingga kini pihaknya masih terus mencari keberadaan black box bersama KNKT. "Mencari black box masih dilakukan bersama KNKT untuk mendapatkan pinger di mana lokasinya sambil menunggu berhasilnya ekor diangkat," tambahnya.
Dia juga mengatakan siang ini dua kapal milik Jepang akan meninggalkan lokasi operasi dan langsung bertolak ke Filipina. Meski dua kapal milik negeri Sakura itu pergi, satu kapal SAR milik negara China akan merapat ke lokasi area.
"Siang ini dua kapal Jepang meninggalkan mission area. Tetapi satu kapal SAR Tiongkok akan memasuki search area," katanya.
Soelistyo juga menerangkan hari ini kondisi arus air di lokasi operasi cukup tenang sehingga para penyelam dapat diterjunkan. "Arusnya rata-rata cukup baik buktinya apa semua petugas penyelaman bisa melakukan tugasnya," ujarnya.
Baca juga:
Fadli Zon nilai tak penting Moeldoko ikut-ikutan SAR AirAsia
Tim SAR gunakan floating balloon dan crane angkat ekor AirAsia
2 Korban ditemukan di dasar laut, masih pakai sabuk pengaman
KNKT belum pastikan black box terlempar dari ekor AirASia QZ8501
Pasca kecelakaan Airasia, penjualan tiket pesawat turun drastis
Siang ini dua jenazah penumpang AirAsia tiba di Pangkalanbun
Ini skenario TNI AL angkat ekor pesawat AirAsia QZ8501