Cara Pakai Kain Ihram yang Benar, Calon Jamaah Haji Perlu Tahu
Cara pakai ihram yang benar perlu diketahui para jamaah haji dan umrah yang hendak pergi ke Mekkah. Pakaian ihram menjadi wajib dikenakan jemaah laki-laki dan wanita saat hendak memulai ibadah haji dan umrah.
Cara pakai kain ihram yang benar perlu diketahui para jamaah haji dan umrah yang hendak pergi ke Mekkah. Pakaian ihram menjadi wajib dikenakan jemaah laki-laki dan wanita saat hendak memulai ibadah haji dan umrah.
Untuk jamaah wanita, pakaian ihram bisa berupa terusan/gamis atau baju setelan. Syarat lainnya, baju ihram wanita tidak membentuk lekuk tubuh penggunanya.
Sementera untuk jamaah laki-laki, pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain ukuran besar, tidak terjahit, dan berwarna putih. Tak cuma itu cara pakai kain ihram.
Saat mengenakan pakaian, jamaah laki-laki tidak diperkenankan mememakai selembar kain yang terjahit di tubuhnya. Dari dua lembar kain ihram, satu dililit di bagian bawah menyerupai sarung. Sedangkan satu kain menutupi bagian badan.
©2022 Merdeka.com/lia harahap
Ada sejumlah ketentuan saat menggunakan pakaian ihram yang perlu dipahami jamaah laki-laki. Ada baiknya, sebelum mengenakan pakaian ihram jamaah membaca Bismallah. Kemudian bagian batas bawa kain, tidak menutupi mata kaki. Saat melakukan tawaf, ihram tidak menutup pundak kanan jamaah.
"Kalau semisalnya kain ihram itu terkena najis, maka titik yang terkena najis bisa dikucek dengan air bersih," kata Direktur Bina Haji Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Arsad Hidayat, di Gedung Kementerian Agama, Rabu (25/5).
(mdk/rnd)