LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Capek hitung uang receh pembeli CBR, sales motor ambil libur

Capek hitung uang receh pembeli CBR, sales motor ambil libur. Hari pertama, Yulia mampu menghitung Rp 14 juta selama sehari. Hari ini Yulia mengambil libur dan mengaku hanya memantau dari rumah.

2016-09-27 17:17:50
koin
Advertisement

Yulia Anggraini, sales Honda Motor Care Depok mengaku kelelahan menghitung tumpukan koin milik salah satu konsumennya bernama Setiadi. Sejak Senin pagi setidaknya enam pegawai menghitung satu per satu koin yang dibawa dalam ember dan dus oleh Setiadi. Awalnya, Yulia tak mengira kalau akan selelah ini menghitung.

"Ya saya pikir mah enggak gimana-gimana. Ternyata capek juga," katanya sambil tertawa kecil, Selasa (27/9).

Walaupun merasa lelah namun dengan teliti dan perlahan dia dibantu lima pegawai lainnya menghitung sejak kemarin pagi. Di hari pertama, dia hanya berhasil menghitung hingga nominal Rp 14 juta. "Itu juga dari jam 09.00-15.00 WIB baru dapat Rp 14 juta," katanya.

Di hari kedua, penghitungan pun dilanjutkan. Namun untuk kali ini Yulia tidak ikut terlibat. Dirinya hanya memantau dari rumah. "Saya hari ini sedang libur. Kemarin emang ikut hitung," akunya.

Untuk mempermudah penghitungan, dia hanya menghitung koin pecahan Rp 1.000 saja. Sedangkan pecahan di luar itu dipisahkan. "Jadi dibuat per Rp 100 ribu dari pecahan itu. Biar lebih mudah menghitungnya," ceritanya.

Dirinya tidak menyangka kalau koin yang dibawa Setiadi amat banyak. Saat itu dirinya memperbolehkan setelah meminta persetujuan dari atasannya. "Katanya ini bagian dari pelayanan jadi diterima," ungkapnya.

Setiadi sendiri sudah survei di sejumlah dealer. Dari beberapa dealer yang dia hubungi menolak pembayaran dengan uang koin. "Mungkin dia sudah tanya-tanya juga di tempat lain," katanya.

Sampai saat ini total uang yang sudah terhitung adalah Rp 32 juta. Jika ada kekurangan, pihaknya akan memberitahu kepada Setiadi. Harga motor yang ingin dibeli Setiadi berkisar Rp 33 juta.

"Kekurangannya nanti akan diinfokan pada bapaknya. Kalau sudah selesai administrasi baru motor diserahkan," pungkasnya.

Baca juga:
Cerita pemilik receh satu dus di Depok buang ATM biar bisa menabung
Bawa uang receh buat beli CBR, Setiadi 8 kali ditolak diler
Alasan dealer di Depok terima duit koin dari Setiadi buat beli motor
Cerita Setiadi kumpulkan koin Rp 1.000 hingga puluhan juta demi CBR

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.