LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Calo SIM nekat berkeliaran di Satlantas Polres Medan

Calo SIM nekat berkeliaran di Satlantas Polres Medan. Personel Satlantas Polrestabes Medan mengamankan lima orang yang diduga calo surat izin mengemudi (SIM) yang selama ini meresahkan masyarakat mengurus administrasi dan berkas.

2017-04-02 08:01:00
Polisi
Advertisement

Personel Satlantas Polrestabes Medan mengamankan lima orang yang diduga calo surat izin mengemudi (SIM) yang selama ini meresahkan masyarakat mengurus administrasi dan berkas. Penertiban dilakukan untuk merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya praktik percaloan.

Kanit Regiden Satlantas Polrestabes Medan AKP Ali Umar mengatakan, para calo tersebut ditangkap di samping Mako Satlantas dan di tempat pengurusan surat kesehatan di depan Mako Polrestabes Medan. "Di dua tempat terpisah itu, petugas akhirnya berhasil mengamankan lima laki-laki yang diduga sering melakukan penipuan kepada peserta uji kompetensi SIM," ujar AKP Ali, seperti dilansir Antara, Minggu (2/4).

Ia menyebutkan, dari depan Mako Polrestabes Medan, ada 2 calo yang diamankan, yakni berinisial RS (34) dan FS (36) warga Jalan Asrama Kowilhan Medan. Sedangkan, di belakang Unit Laka Satlantas Polrestabes Medan, petugas mengamankan 3 calo, yaitu berinisial AR alias Acun (32) warga Jalan Adinegoro Medan, WY alias Ajan (29) warga Jalan HM. Said Medan, dan RZ alias Iwan Mangkok (30) warga Jalan HM. Said Medan.

"Petugas melakukan penyisiran dan merazia calo tersebut, setelah mendapatkan keluhan dari masyarakat," ucapnya.

Ali menambahkan, dalam penyisiran itu, petugas memeriksa seluruh barang bawaan para calo. Dari kelima calo yang diamankan, dan didapati beberapa berkas pengurusan SIM, serta dokumen milik para korban.

Setelah diinterogasi, para calo tidak dapat memberikan identitas dan mereka juga membantah melakukan penipuan terhadap masyarakat. "Kepada kelima calo tersebut, diingatkan agar tidak melakukan penipuan lagi, dan khususnya peserta uji kompetensi SIM. Dan mereka menyanggupinya, lalu dipulangkan," katanya.(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.