Bus Trans Jateng Nyeruduk Warung Bakso di Grobogan, Dipicu Sopir Batuk-Batuk
Insiden tersebut diduga dipicu faktor kelalaian pengemudi usai sopir bernama Mohamad Amin (56) mengalami batuk-batuk saat mengemudikan kendaraan.
Satu unit bus Trans Jateng rute Karangawen–Gubug, Kabupaten Grobogan, mengalami kecelakaan tunggal pada perjalanan pulang pergi (PP) setelah menabrak sebuah warung bakso di pinggir jalan raya Gubug. Insiden tersebut diduga dipicu faktor kelalaian pengemudi usai sopir bernama Mohamad Amin (56) mengalami batuk-batuk saat mengemudikan kendaraan.
"Infonya pengemudi kesedak akhirnya batuk-batuk dan tahu-tahu armada nabrak warung," kata Kepala Balai Trans Jateng, Agung Pramono, Senin (25/5).
Kejadian bermula saat bus Trans Jateng tersebut melaju dari arah Karangawen menuju Gubug Grobogan dan sempat menaikan penumpang di halte SMAN 1. Bus kemudian melaju beberapa kilometer, Tiba-tiba sopir bus Trans Jateng tersebut mendadak terbatuk-batuk menyebabkan laju Bus oleng.
"Bus kemudian hantam tiga tiang Wi-Fi dan sebuah warung bakso brutal di pinggir jalan," ungkapnya.
Bus Trans Jateng Menabrak Warung Bakso Brutal
Kasi Operasional Balai Trans Jateng Bambang Teguh Sugiarto mengatakan akibat bus Trans Jateng menabrak warung bakso brutal, maka pemilik warung diperkirakan menanggung kerugian Rp5 juta.
Mediasi
Mediasi sudah dilakukan di polsek terhadap pemilik warung dengan kesepakatan penggantian bangunan yang rusak akibat kecelakaan.
"Perkembangan terakhir bus dan (Pramudi) pengemudi atau sopir sudah keluar dari Polsek Gubug mas," katanya.