Bus rel akan hadir di Kota Tangerang
Rencananya bus rel akan difungsikan untuk menghubungkan wilayah Kabupaten Tangerang di wilayah utara dan selatan.
Pemerintah Kota Tangerang berencana meluncurkan transportasi bus rel untuk menghubungkan sisi utara dan selatan Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang. Saat ini, peluncuran transportasi yang mirip dengan trem itu sedang dalam kajian.
Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endrawiyanto menjelaskan, bus rel ini adalah kendaraan berupa bus, namun bisa beroperasi di jalan raya maupun di rel khusus.
"Saat masuk ke dalam rel, bus tidak harus disetir lagi, tinggal jalan saja mengikuti jalurnya," kata Said, Jumat (19/2).
Rencananya bus rel akan difungsikan untuk menghubungkan wilayah Kabupaten Tangerang di wilayah utara (Kotabumi) dan selatan (Islamic Village) ke Kota Tangerang.
"Jadi kita menyediakan transportasi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang hendak ke Jakarta, melewati Kota Tangerang," jelas Said.
Menurut Said, untuk jalurnya sendiri akan dibangun di sisi Sungai Cisadane dari wilayah utara dan selatan Kabupaten Tangerang hingga ke Stasiun Tangerang dengan jarak masing-masing jalur sekitar 6 km.
"Dengan menggunakan sisi Sungai Cisadane, jadi tidak perlu pembebasan lahan. Namun ini masih dalam kajian kita," katanya.
Said mengatakan, dalam membangun sebuah kota tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, karena harus terintegrasi dengan daerah sekitar. Dengan bus rel, kata dia, diharapkan dapat mengembangkan pertumbuhan kota dan Kabupaten Tangerang.
Baca juga:
Ahok didorong kaji ulang rencana ubah proyek 6 tol jadi jalan layang
Setelah dibongkar Rizal Ramli, jalur kereta Tanjung Priok diuji coba
Adhi Karya minta ikut garap pembangunan sarana prasarana LRT
Banjir di Porong surut, jalur kereta api kembali dilintasi
Hebat, jumlah sepeda ungguli jumlah mobil di London