LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Buru Kelompok Teroris Poso Ali Kalora, Polisi Temukan 3 Bom Lontong dan Amunisi

Berhasil diamankan barang bukti berupa tiga buah bom lontong, dua amunisi aktif kaliber 5,56 mm, tujuh selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dan satu buah teropong siang.

2019-01-01 12:20:37
Terorisme
Advertisement

Polda Sulawesi Tengah menerjunkan dua peleton Brimob untuk memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora pascapenyerangan terhadap anggota polisi di wilayah Parigi Moutong (Parimo). Dalam pengejaran, polisi menemukan sejumlah amunisi, antara lain tiga buah bom lontong.

"Berhasil diamankan barang bukti berupa tiga buah bom lontong, dua amunisi aktif kaliber 5,56 mm, tujuh selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dan satu buah teropong siang," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Selasa (1/1).

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga buah sendok makan, tiga toples plastik kecil berisi sembilan biji buah kurma dicampur kue, tiang botol air mineral, empat buah jerigen kosong kapasitas 2 liter, satu potong kaos berkerah, dan satu potong sebo (penutup kepala).

Advertisement

Semua barang bukti itu ditemukan di sekitar lokasi baku tembak antara petugas dan kelompok teroris Poso di Dusun Salubose, Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah pada Senin 31 Desember 2018 pagi.

"Saat ini Satgas Tinombala Polda Sulteng masih melakukan pengejaran kelompok Ali Kalora Cs," kata Dedi.

Penembakan tersebut terjadi saat aparat kepolisian tengah mengevakuasi jasad warga sipil korban mutilasi di kawasan Desa Salubanga, Sausu, Parimo, Sulteng pada Senin 31 Desember 2018. Jalan yang dilalui petugas ditutup dengan kayu dan ranting pohon.

Advertisement

Saat hendak disingkirkan, dua anggota yakni Bripka Andrew dan Bripda Baso ditembaki oleh kelompok teroris Poso pimpinan Ali Kalora dari arah belakang. Kontak tembak antara petugas kepolisian dan kelompok teroris pun tak terhindarkan.

Setelah berjibaku dengan hujan peluru selama sekitar 30 menit, kedua anggota yang mengalami luka tembak akhirnya berhasil dievakuasi. Polri menduga, warga sipil berinisial RB alias A (34) sengaja dimutilasi untuk memancing kedatangan aparat kepolisian dan selanjutnya dijadikan sasaran tembak.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ditemukan Tewas di Kuburan, Bripka Matheus Ditembak di Bagian Kepala
Sebelum Jasad Bripka Matheus Ditemukan, Warga Dengar Suara Ledakan
Kelompok Teroris Ali Kalora Diduga Umpan Korban Mutilasi buat Serang Polisi
Korban Mutilasi yang Dievakuasi Polisi Merupakan Penambang Emas
Kronologi Penembakan Dua Polisi Diduga Dilakukan Kelompok Teroris Poso Ali Kalora
Saat Evakuasi Korban Mutilasi, 2 Polisi Ditembaki Orang Tak Dikenal

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.