Bupati Sragen Dilaporkan ke Bawaslu Karena Foto Berpose Satu Jari
Saat foto bersama pada acara Bawaslu di Alun-alun Sasono Langen Putro, Sragen, Sabtu (30/3), Yuni berpose dengan satu jari. Pose tersebut dianggap sebagai dukungan kepada calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi.
Badan Pemenangan Prabowo-Sandi melaporkan Bupati Sragen, Jawa Tengah, Kusdinar Untung Yuni Sukowati ke Bawaslu, Selasa (2/4). Yuni yang juga Ketua Dewan Penasihat DPC Gerindra Sragen itu dilaporkan ke Bawaslu lantaran dinilai bersikap tidak netral dan lebih condong ke pasangan calon 01.
Saat foto bersama pada acara Bawaslu di Alun-alun Sasono Langen Putro, Sragen, Sabtu (30/3), Yuni berpose dengan satu jari. Pose tersebut dianggap sebagai dukungan kepada calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi.
Sekretaris Partai Gerindra Sragen, Lulik Agus Sulistiyo menegaskan, laporan ini dilakukan atas nama Badan Pemenangan Prabowo-Sandi. Bukan atas nama Partai Gerindra.
"Laporan ini kami lakukan atas nama relawan bukan Partai Gerindra. Bupati saat ini juga masih menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra," katanya.
Lulik menilai, yang dilakukan Bupati menunjukkan sikap tidak netral aparatur negara. Sebagai pejabat negara, seharusnya bupati bersikap netral dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
"Kami berharap, Bawaslu segera menindaklanjuti laporan kami," tandasnya.
Dikonfirmasi, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku siap jika dipanggil Bawaslu. Ia siap memberikan klarifikasi terhadap apa yang telah dilakukan. Yuni berkilah jika yang dilakukan itu sebagai bagian dari kampanye.
"Terkait dengan pose foto saat acara Bawaslu dengan menunjukkan jari, saya akan mengikuti prosedur. Kalau Bawaslu memanggil saya akan memberikan klarifikasi, penjelasan kenapa saya berpose seperti itu," jelasnya.
Yuni menambahkan, jika melakukan kampanye, tidak akan dilakukan di tempat tersebut. Apalagi acara di tempat tersebut diadakan oleh Bawaslu. Saat berpidato pembukaan acara, Yuni mengaku menyampaikan kepada masyarakat Sragen agar bersikap cerdas. Yakni ikut menyukseskan Pemilu 2019.
"Pesan saya hanya satu itu, sukseskan pemilu 2019. Pada saat berfoto semua berpose normal. Tapi tidak ada niatan saya untuk berkampanye," ucap Yuni.
Baca juga:
Bawaslu Cecar 29 Pertanyaan ke Wakil Wali Kota Semarang Soal Dugaan Dukung Jokowi
Bawaslu Garut Panggil AKP Sulman Aziz, Klarifikasi soal Polri Tak Netral
Bawaslu Selidiki Video Yel-yel Prabowo-Sandi di Acara Isra Mi'raj di Serang
Amien Rais Ancam People Power, Waketum PAN Sebut Bentuk Peringatan ke KPU dan Bawaslu
Bawaslu Periksa ASN Pemprov Jateng Karena Kampanyekan Caleg di Akun Facebooknya
Bawaslu akan Supervisi Bawaslu Jabar Klarifikasi Pengakuan Eks Kapolsek Pasir Wangi