LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bupati Dedi wajibkan kaset mengaji diputar di kantor pemerintah

Kaset mengaji akan diputar setiap pagi di kantor instansi pemerintah.

2016-01-20 14:34:57
Dedi Mulyadi
Advertisement

Pemerintah Purwakarta menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten di Pendopo Bale Paseban, Kompleks Pemerintah Daerah Purwakarta, Rabu (20/1). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diikuti 64 orang peserta terdiri dari peserta tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah setelah sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat Kecamatan.

Dalam sambutannya MTQ, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan bahwa Alquran bukan saja harus diperdengarkan ketika acara resmi peringatan Hari Besar Islam saja, tetapi harus baca dan didengarkan setiap hari. Bahkan dalam waktu dekat, kata Dedi lantunan ayat suci Alquran akan diperdengarkan melalui sound system yang terhubung ke setiap ruangan di kantor Instansi Pemerintah setiap pagi.

"Nanti juara Qiro’ah yang memiliki pelafalan dan suara yang bagus, suaranya kita rekam dan kita perdengarkan setiap pagi ke semua ruangan di kantor pemerintah, pegawai juga harus baik cara membaca Alqurannya," Kata Dedi.

Selain itu, Dedi juga meminta juara MTQ Kabupaten Purwakarta harus mampu bersaing di tingkat Jawa Barat agar dapat mengharumkan nama Purwakarta.

"Dalam MTQ ini saya ingin yang terbaik bukan saja jago kandang di Purwakarta tetapi mampu bersaing di tingkat provinsi, peserta kali ini sedikit karena memang seleksi ketat, kita kan mengutamakan kualitas judulnya juga 'Musabaqoh'," ujar Dedi.

Di tempat yang sama Kepala Sub Bagian Agama dan Masyarakat, Dindin Ibrahim mengatakan MTQ ini dilakukan untuk menggali bakat dan kemampuan anak-anak Purwakarta dalam hal membaca Alquran. Lebih dari itu, MTQ ini bertujuan untuk mengasah kemampuan 'budaya' mengolah lagam atau aliran lantunan ayat suci Alquran.

"Aliran nya kan banyak, ada bayati, nihawan, dari bayati pun banyak lagi jenisnya. Kami yakin anak-anak Purwakarta bisa menguasai itu semua," Kata Dindin selaku 'leader sector' acara itu.

Sementara, salah satu peserta kegiatan Afifah (16) mengaku senang dapat berpartisipasi di tingkat kabupaten setelah sebelumnya menjadi juara di tingkat Kecamatan. Afifah sambil merendah mengatakan dia masih belajar sambil mencoba kemampuan hasil belajarnya dalam forum Musabaqoh ini.

"Senang, awalnya coba-coba eh tahu-tahu kemarin juara tingkat kecamatan, semoga bisa juara di sini dan mewakili Purwakarta ke tingkat provinsi," ujarnya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.