Bupati Dedi pergoki 14 pelajar bawa motor, minta langsung ditilang
"Sekolah harus peka, ingatkan para siswa, kumpulkan seluruh orang tua, beri sosialisasi dan pemahaman yang mendalam."
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan secara langsung efektivitas surat edaran terkait larangan pelajar membawa motor. Ternyata dalam sidak itu ditemukan 14 kendaraan bermotor dibawa pelajar SMA 1 Jatiluhur Purwakarta menuju sekolah mereka yang terletak di Jalan Raya Bunder, Desa Bunder Jatiluhur Purwakarta.
Mendapati pelanggaran itu, Dedi tersebut langsung memanggil kepala sekolah tersebut. Tidak hanya itu, Dedi juga memanggil pihak kepolisian setempat untuk memberi tilang kepada siswa dianggapnya nakal.
"Kami kan sudah melakukan sosialisasi bahwa pelajar membawa motor ke sekolah itu tidak boleh. Eh, ini masih ada. Saya minta Pak Polisi untuk tilang saja sekaligus mendapat SP I dari pihak sekolah. Kalau sampai SP III masih bandel juga, sanksinya tidak naik kelas," tegas Dedi kepada para siswa.
Sementara kepala sekolah tidak bisa ditemui Dedi. Meski begitu, dia meminta pihak sekolah memberi peringatan pada seluruh muridnya.
"Sekolah harus peka, ingatkan para siswa, kumpulkan seluruh orang tua, beri sosialisasi dan pemahaman yang mendalam. Kalau anak-anak kita dibiasakan melanggar peraturan, akan sulit mereka beradaptasi saat berada di tengah masyarakat," tegas Dedi. Itu disampaikan dirinya kepada Elly Surliya selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan pada SMA 1 Jatiluhur Purwakarta.
Baca juga:
Bolos sekolah nongkrong di danau, 35 siswa Bekasi 'diangkut' polisi
Pemkab Purwakarta gandeng polisi razia pelajar bersepeda motor
Alasan panas, siswi SMK nyaris bugil bersama pacar di warnet
Bupati Dedi minta tukang bangunan direkrut jadi PNS
Bupati Dedi minta guru tak ragu menghukum anaknya yang melanggar
Bupati Dedi: Film Habibie buka cakrawala dan asah jiwa nasionalisme