Bupati Bogor Rahmat Yasin dikabarkan ditangkap KPK
Informasi diperoleh menyebutkan Rachmat Yasin dijemput petugas KPK yang datang menggunakan empat mobil.
Bupati Bogor Rahmat Yasin dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) di kediaman pribadinya di Perumahan Yasmin, Kelurahan Curug Mekar, Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (7/5) malam.
Informasi tersebut sudah beredar di kalangan sejumlah wartawan Bogor sejak pukul 19.30 WIB. Meski demikian, hal tersebut belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut.
Namun demikian, berdasarkan pantauan di rumah dinas Bupati Bogor atau biasa disebut pendopo yang letaknya di kompleks Pemkab Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, terlihat sepi.
Tapi sejumlah mobil keluar masuk seperti Terios F 1547 F, B 8890 UU, Mazda F 24 PP. Bahkan hanya terlihat 4 petugas satpol PP yang biasa berjaga di pendopo. Sedang menonton sepak bola di pos penjagaan.
"Ada apa Mas, pak Bupati dari pagi memang nggak di rumah dinas (pendopo), karena setiap rabu ada kegiatan rebo keliling (boling). Hari ini boling ke Bojonggede. Biasanya sih langsung pulang ke pribadi," ujar salah satu petugas satpol PP yang berjaga di pos penjagaan pendopo.
Informasi diperoleh menyebutkan Bupati dijemput petugas KPK yang datang menggunakan empat mobil. Selain pria yang menjabat sebagai ketua DPW PPP Jabar itu, petugas KPK juga membawa ajudan dan sopir pribadi Bupati Bogor tersebut.
Meski demikian sumber mengatakan, petugas juga membawa sebuah kardus dan dokumen dari rumah pribadinya. "Saya tidak tahu isinya apa dalam kardus tersebut," ujar sumber.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penjemputan Bupati Bogor ini. Sejumlah pejabat di Pemkab Bogor tidak mengangkat saat ditelepon wartawan, termasuk dua juru bicara Bupati, David Rizar Nugroho dan Erwin juga tidak merespons.
Baca juga:
Tangkap Rahmat Yasin, KPK geledah ruang kerja Bupati Bogor
KPK: Rahmat Yasin ditangkap terkait izin tata ruang di Puncak
Kasus tangkap tangan Rahmat Yasin, KPK sita uang miliaran rupiah
KPK juga tangkap kepala dinas bersama Rahmat Yasin
Rahmat Yasin diduga terlibat kasus suap alih fungsi lahan