LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bunuh suami istri tetangganya, Vecky malah merasa bangga

Kebanyakan pelaku pembunuhan mengaku menyesal usai melakukan aksi menghabisi nyawa orang lain, namun beda dengan Vecky.

2015-01-06 06:35:00
Pembunuhan
Advertisement

Malang nasib pasangan suami istri Tedy Manopo (38) dan Yuliana Mokoginta (35), warga Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan 3, Kecamatan Wanea, Manado. Keduanya tewas bersimbah darah di ujung parang pelaku VM alias Vecky (43) warga yang sama, Senin (5/1) kemarin.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut berawal saat korban Yuliana bermaksud menutup jalan setapak yang berada tepat didepan rumah pelaku, Minggu (4/1), sekitar pukul 10.30 WITA. Tak terima dengan rencana tersebut, Vecky melaporkan kepada Emy Mokalu sebagai pemilik tanah dan langsung kembali ke rumahnya.

Beberapa saat kemudian Emy datang dan mendapati Vecky sedang terlibat pertengkaran serius dengan korban Tedy. Keduanya terlihat memegang parang di tangan masing-masing.

Akhir dari duel itu, Vecky membunuh Tedy dan istrinya Yuliana. Usai membunuh, Vecky lalu menyerahkan diri ke polisi dan siap menjalani hukuman.

Lalu bagaimana cerita dari duel tetangga berujung maut tersebut? Berikut peristiwanya:

Sebelum tewas Tedy tikam anak Vecky

Duel dua tetangga antara Tey dan Vecky berujung maut. Kejadian bermula saat Tedy yang emosi langsung menyerang tersangka dengan parang namun berhasil ditangkis dan hanya mengenai telapak tangan pelaku. Mendapat serangan terlebih dahulu, Vecky balik menyerang dan berhasil melukai bagian kepala dan tubuh Tedy. Perkelahian bak cerita 'duel' pun terjadi.

Malahan, Tedy yang dalam kondisi luka parah sempat menyerang anak Vecky, Rando Manopo (20). Akibatnya, Rando menderita luka tikam di paha kiri dan luka robek di betis kanan.

Melihat anaknya terluka, pelaku kalap dan menyerang dengan membabi buta. Ia menikam Tedy di bagian perut hingga korban pun tersungkur ke tanah.

Advertisement

Vecky juga bunuh istri Tedy di rumah polisi

Vecky yang kalap karena anaknya ditikam Tedy semakin beringas. Emosi sudah tidak dibendung lagi. Usai menikam Tedy, Vecky lalu mengejar Yuliana istri korban yang saat itu berada di depan rumah tetangganya yang merupakan anggota polisi, Bripka Luster Simanjuntak.

Mendapati istri korban, Vecky langsung mengayunkan parang menyerang Yuliana dan mengenai bagian tangan, kepala dan pundak korban yang tak berdaya. Ia pun jatuh tersungkur ke tanah. Usai membunuh, pelaku menyerahkan diri ke Bripka Simanjuntak.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Dewa Made Palguna membenarkan adanya aksi pembunuhan tersebut.
"Saat ini kami sudah menahan pelaku di Polsek Wanea dan sementara melakukan penyidikan," ujar Palguna.

Advertisement

Usai bunuh suami istri tetangga, Vecky terlihat bangga

Kebanyakan pelaku pembunuhan mengaku menyesal usai melakukan aksi menghabisi nyawa orang lain. Namun sikap berbeda ditunjukkan oleh VM alias Vecky (43) warga Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan Tiga, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Vecky terlihat biasa-biasa saja dan tak nampak penyesalan dari raut wajahnya. Dari balik terali jeruji besi Polsek Wanea saat ditemui wartawan, dia malah terlihat bangga saat menceritakan kejadian yang baru saja dilakukannya.

"Habis kita bunuh pa dorang, kita pigi pa itu polisi kong kita bilang, lapor pak, kita pe tugas so klar (selesai saya bunuh mereka, saya melapor ke polisi itu dan bilang, lapor pak tugas saya sudah selesai)," jelas Vecky.

Dirinya menyerahkan diri usai menghabisi nyawa sepasang suami istri tetangganya sendiri Tedy Manopo (38) dan istrinya Yuliana Mokoginta (35) lantaran persoalan jalan setapak.

vecky bantai suami istri lantaran sering diremehkan

VM alias Vecky (43) pelaku pembunuhan suami istri tetangganya sendiri Tedy Manopo (38) dan istrinya Yuliana Mokoginta (35) yang dipicu masalah rencana pemagaran jalan setapak di Kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan 3, Kecamatan Wanea, Manado, Minggu (4/1) kemarin, mengaku telah lama dendam dengan pasangan suami istri ini lantaran sikap mereka yang suka meremehkan keluarga korban.

"Kita so lama dendam pa dorang. Dari tahun lalu, dorang talalu pandang enteng. Kita pe bini dorang hina-hina (Saya sudah lama dendam sama mereka. Sejak tahun lalu, mereka meremehkan kami. Istri saya sering dihina)," ujar tersangka saat ditemui di Sel tahanan Polsek Wanea, Senin (5/1).

Tak nampak penyesalan yang keluar dari raut wajah Vecky saat menceritakan kejadian pembunuhan yang dilakukannya. Bahkan dengan bangga dirinya bertutur usai melakukan aksinya.

"Usai membunuh saya melapor ke polisi, saya bilang, lapor pak saya tugas saya telah selesai," ujarnya.
Kini, polisi melakukan penyelidikan intensif terhadap tersangka, sementara mayat kedua suami istri tersebut sudah diserahkan ke keluarga setelah dilakukan outopsi di Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.