Buntut demo BBM, 81 orang masih diamankan di Mapolresta Medan
Bukan cuma mahasiswa, pengangguran, penjual tuak dan pemain musik juga masuk dalam daftar nama-nama yang diamankan.
Sebanyak 81 orang yang diduga terlibat aksi anarkistis di depan kampus Universitas HKBP Nommensen (UHN) masih diamankan di Mapolresta Medan, Selasa (18/6). Sebagian di antaranya diketahui terluka.
Jumlah 81 orang itu diketahui dari kertas berisi daftar nama yang ditempelkan di jendela kaca kantor Satuan Reserse Kriminal di Mapolresta Medan, Jalan HM Said, Medan. Tertera di sana nama-nama orang yang diamankan.
Nama-nama dalam daftar itu didominasi mahasiswa UHN. Namun, ada pula mahasiswa dari perguruan tinggi lain, seperti dari IKIP Nias dan Institut Teknologi Medan (ITM).
Bukan cuma mahasiswa, pengangguran, penjual tuak dan pemain musik juga masuk dalam daftar nama-nama itu. Juga terdapat tiga anak di bawah umur 18 tahun yang turut diamankan.
Daftar nama-nama itu dibagi dalam beberapa bagian. Di antaranya terdapat 25 nama yang dikabarkan terluka.
"Ini yang 25 luka-luka, termasuk dua abang saya Mario Simanjuntak (23) dan Mardiono Simanjuntak (22), dua-duanya mahasiswa Fakultas Ekonomi UHN. Dua-duanya luka di kepala," kata James Simanjuntak, mahasiswa Fakultas Hukum UHN, yang datang melihat daftar nama-nama itu.
Selain Mario dan Mardiono, terdapat pula nama Andri Syahputra (18) di sana. "Anak saya terluka di kepala, kena lempar batu. Saya sudah lihat dia di RS Brimob (RS Bhayangkara), sekarang sudah di sini. Tapi kami belum dibolehkan masuk," ujar Boru Sianturi, ibu dari Andri.
Sementara itu, sejumlah mahasiswa dan kerabat orang-orang yang diamankan masih menunggu halaman Mapolresta Medan. Mereka belum diizinkan masuk.
Wakapolresta Medan AKBP Hondawan sempat menemui mereka. Dia meminta agar mereka tidak membuat asumsi sendiri dan bersabar menunggu hasil penyelidikan. "Jangan dengarkan katanya-katanya. Tunggu penyelidikan biar semua jelas," ucapnya.
Namun Hondawan menolak diwawancarai wartawan. "Sama Kapolresta saja ya," ucapnya.
Sementara itu, pihak Polresta Medan menyatakan tindak lanjut penanganan demo anarkistis di depan kampus UHN akan dipaparkan siang nanti. "Nanti jam 2, langsung sama Kapolda," ujar seorang perwira.(mdk/ren)