LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Buka lahan dengan cara dibakar, 2 petani di Indragiri Hilir ditangkap polisi

Peristiwa kebakaran lahan yang diduga dilakukan kedua petani itu di Jalan ‎ Bandara Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, titik koordinat hotspot long : 102.8240 LAT : -0.4369, Senin (1/10).

2018-10-03 20:21:50
Kebakaran Hutan
Advertisement

Personel Polres Indragiri Hilir menangkap 2 orang warga diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kedua pelaku inisial NM (30), dan UM (50), petani yang berdomisili di Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir.

"Dua pelaku ini diduga melakukan tindak pidana lingkungan, membuka lahan d‎engan cara membakar di Kecamatan Tempuling," ujar Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra kepada merdeka.com, Rabu (3/10).

Chris menyebutkan, peristiwa kebakaran lahan yang diduga dilakukan kedua petani itu di Jalan Bandara Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, titik koordinat hotspot long : 102.8240 LAT : -0.4369, Senin (1/10).

Advertisement

"Barang bukti yang diamankan dari mereka berupa 1 korek api gas, dan 1 potongan kayu bekas terbakar," ucap Chris.

Chris mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena bertentangan dengan hukum yang berlaku. Selanjutnya Chris akan memberikan reward kepada personel Polres Inhil beserta Polsek jajaran yang berhasil menangkap pelaku kebakaran lahan.

‎"Diharapkan dengan penangkapan ini akan memberi efek jera kepada para pelaku lain," jelasnya.

Advertisement

Selain di Tempuling, kebakaran juga terjadi di lahan masyarakat Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir. Upaya pemadaman terus dilakukan BPBD Indragiri Hilir, polisi serta TNI dibantu masyarakat.

Kebakaran lahan perkebunan masyarakat itu, diduga kuat karena adanya upaya pembukaan lahan oleh masyarakat yang berada lebih kurang sejauh 3 km di luar konsesi PT SRL.

PT SRL telah mengerahkan alat pemadaman yang terdiri dari 4 pompa induk, 10 pompa portabel dan juga 2 unit alat berat. Kini api berhasil dipadamkan tim gabungan tersebut.

Baca juga:
Ada kebakaran hutan, jalur pendakian Gunung Ciremai masih dibuka
Cegah kebakaran hutan, Sinar Mas Agribusiness gandeng 10 desa terapkan DMPA
Sudah 3 hari api melahap 144 hektare lahan Gunung Ciremai
Polisi selidiki kasus kebakaran lahan perusahaan sawit di Pelalawan
Puncak Bukit Besar Lahat terbakar, pemadaman sulit dilakukan
Hutan dan lahan di Riau terbakar, muncul 32 titik panas dan kabut asap
82 Hektare hutan dan lahan di PPU Kaltim hangus usai 4 hari terbakar

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.