Buka kick off MCF, Menpora dorong industri terlibat lahirnya generasi hebat
Nestle Milo bekerja sama dengan Kemenpora kembali menggelar Milo Football Championship (MFC) untuk ke empat kalinya di empat kota besar yaitu Jakarta, Medan, Bandung, dan Makassar.
Nestle Milo bekerja sama dengan Kemenpora kembali menggelar Milo Football Championship (MFC) untuk ke empat kalinya di empat kota besar yaitu Jakarta, Medan, Bandung, dan Makassar. Kerja sama itu sendiri sudah ada di bawah payung hukum Permenpora No.18 tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga. Kompetisi sepakbola usia di bawah 12 tahun ini diikuti sedikitnya 8000 siswa Sekolah Dasar.
Menpora Imam Nahrawi mengaku setidaknya telah mengikuti even MFC ini sudah ketiga kalinya. Artinya, kata dia, support pemerintah betul-betul maksimal, pemerintah akan terus hadir mendorong agar tidak hanya Milo Nestle tetapi dunia usaha dan dunia industri lainnya terlibat dalam proyeksi masa depan anak-anak Indonesia yang akan menjadi pemimpin masa depan.
"Lewat sepakbola lewat olahraga anak-anak akan terbentuk karakternya, wataknya, respectnya, saling menghormati dan saling menghargai itulah budaya adi luhung yang dimiliki bangsa Indonesia sesungguhnya," ujar Menpora didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta saat konferensi pers dan kick off MCF di Lapangan Panahan, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (24/3) sore.
Adanya kompetisi yang digelar oleh Nestle Milo, Imam menyampaikan terima kasih kepada Milo karena telah memfasilitasi semua ini. Lanjut dia, jutaan anak Indonesia telah dilatih diajak bergembira dan bersenang-senang sekaligus bergerak dan berolahraga baik sepak bola, badminton, lari, senam dan sebagainya. Pemerintah merasa senang dan terus mendorong agar semua pihak dapat betul-betul mendukung lahirnya generasi hebat Indonesia di masa mendatang. Ia berharap cakupan penyelenggaraannya agar dapat diperluas.
Menurut Menpora dukungan penuh orangtua, dunia usaha dan semua yang terlibat menjadi penting untuk memastikan bahwa anak-anak inilah yang akan menjadi timnas Indonesia di masa mendatang. "Seperti Mas Ponaryo Astaman dan Mas Kurniawan Dwi Yulianto pasti juga melewati masa-masa seperti ini, beliau-beliau ini telah mengharumkan Indonesia lewat timnas kita, tidak ada yang instan perlu proses dan waktu," tambah Menpora.
Presiden Direktur PT Nestle Indonesia Dharnesh Gordhon mengatakan melalui MCF, Nestle ingin berkontribusi bagi perkembangan sepakbola Indonesia dengan menanamkan kecintaan siswa terhadap olahraga sejak dini dan mendukung pemerintah melahirkan bibit-bibit pesepakbola bermental juara. Serta sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik.
MFC akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan FIFA terkait peraturan pertandingan untuk anak usia Sekolah Dasar. Kompetisinya sendiri akan digelar pada 25-25 Maret di Jakarta, 31 Maret-1 April di Medan, 14-15 April di Bandung dan 28-29 April di Makassar. Nantinya para pemenang MCF di empat kota itu akan langsung lolos ke babak final pada kompetisi sepak bola U-12 Piala Menpora 2018 yang akan diselenggarakan pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 tahun 2018.
Dalam acara kick off juga turut Hadir perwakilan PSSI Tito Adiwikarta, Direktur Legal and Corporate Affairs PT Nestle Debora Candra Kusuma, Direktur Sales PT Nestle Agung Giri Jatmiko, Bussiness Executive Manager Beverages Nestle Indonesia Prawitya Soemadijo, Praktisi sepak bola dan mantan pemain sepakbola Kurniawan Dwi Yulianto dan Ponaryo Astaman.
(mdk/hrs)