Siap jadi Kapolri, Budi Waseso bilang 'abdi negara itu pengabdian'
Namanya sering disebut-sebut sebagai calon kuat Kapolri.
Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso menyatakan siap bila diperintah menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti. Pria akrab disapa Buwas ini dikabarkan salah satu kandidat terkuat menyandang jabatan Kapolri.
"Saya kira semua prajurit Polri kalau dikasih amanah pasti dijalankan. Kan dididiknya untuk itu. Abdi negara itu kan pengabdian. Harus nothing to lose. Tidak perlu dijadikan beban," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/6).
Buwas mengatakan, dirinya masih fokus menjalankan tugas memberantas narkotika di Badan Narkotika Nasional (BNN) apalagi menjelang hari raya Idul Fitri.
"Kita tetap konsisten tetap konstan, tidak menutup kemungkinan peluang di bulan puasa, petugas konsentrasi idul fitri biasanya dimanfaatkan. Kita tidak mau kecolongan. Makanya kita semua bea cukai terus bekerja," jelas dia.
Buwas mengatakan, siapa pun calon Kapolri yang terpilih memimpin Korps Bhayangkara berada di tangan Presiden.
"Dorong ke mana nih, tidaklah, jangan dikira-kira, keputusannya kan ada di presiden," ungkapnya.
Di lingkungan internal Polri, selain Budi Waseso, ada beberapa nama yang santer beredar untuk menggantikan Badrodin Haiti. Di antaranya Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, dan Kepala BNPT Irjen Tito Karnavian masuk dalam bursa nama calon Kapolri.
Baca juga:
DPR minta Jokowi setor nama calon Kapolri paling lambat pekan depan
Fahri Hamzah harap Jokowi bijaksana dalam memilih calon Kapolri
Jokowi diminta pertimbangkan jika mau perpanjang jabatan Kapolri
Jokowi soal Kapolri: Belum sampai di meja saya dari Kompolnas
Mabes Polri: Pemilihan calon kapolri hak prerogatif presiden