Budi Waseso sebut 'barang' yang dipakai Ovi narkoba jenis baru
Budi Waseso juga menyebut Ovi merupakan pecandu narkoba dengan dosis tinggi.
Kepala Badan Narkotika Nasinal Komjen Budi Waseso menilai jika Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi aliaas Ovi merupakan pecandu narkoba dengan dosis tinggi. Pasalnya, 12 jam usai ditangkap, kesadaran Ovi masih belum stabil.
"Hasil laboratorium menyatakan dia (Bupati Ogan Ilir) pengguna dosis tinggi dan sudah digunakan lama. Maka saat kita bawa ke Jakarta yang bersangkutan masih teler. Hal itu karena masih dibawah pengaruh narkotika. Normalnya sabu itu efeknya 3 sampai 4 jam. Tapi dia selama 12 jam efek dari narkotika itu masih ada," ujar Budi kepada wartawan di BNN, Jakarta Timur, Kamis (17/3).
Mantan Kabareskrim itu menilai jika 'barang' yang dikonsumsi Ovi adalah narkotika jenis baru. "Kemungkinan ada indikasi zat yang terkandung di Narkotika ini ada jenis zat baru. Dia ini sudah pakai dosis tinggi. Dia tidak pakai dosis pemula. Saat bawa ke Jakarta saja dia masih terpengaruh efek narkotika itu. Efek zat narkotika yang dia pakai sudah terkontaminasi dengan darah, sehingga menimbulkan efek yang panjang," ucap dia.
Jadi dia menegaskan berdasarkan hasil laboratorium yang berupa darah, urin, dan rambut sudah positif, maka hal itu bisa dijadikan alat bukti.
"Kalau pemeriksaan darah dan urin itu sudah positif pasti dia sudah pengguna narkotika. Kalau pemeriksaan rambut itu untuk seberapa lama waktu dia menggunakan narkotika tersebut. Jadi itu sudah jadi alat bukti," tutupnya.
Baca juga:
Bupati Ovi ternyata tak lulus SMA dan ikut Paket C
Empat hari diperiksa BNN, Bupati Ovi sehat dan doyan makan
Usai ditangkap BNN, Bupati Ovi kini jadi cemoohan tetangga
Mendagri resmi pecat Bupati Ogan Ilir terkait kasus narkoba
Usai Bupati Novi ditangkap, calon istri urus izin nikah di luar kota