Buaya yang Ditemukan Warga Bombana Dievakuasi ke Taman Nasional
Buaya sepanjang 1,80 meter yang ditemukan warga Desa Biru Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara mengevakuasi seekor buaya muara (crocodylus porosus) ke kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumehai (TNRAW).Buaya sepanjang 1,80 meter yang ditemukan warga Desa Biru Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana.
Kepala BKSDA Sultra, Sakrianto Djawie, mengatakan jenis buaya terbesar di dunia itu pertama kali ditemukan warga Desa Biru pada saat mencari ikan. Tepatnya di sekitar sungai desa itu yang berjarak kurang lebih 20 meter dari pemukiman warga.
"Buaya berukuran 1,80 meter itu kemudian dievakuasi ke darat. Warga kemudian melapor ke kepala desa setempat dan kemudian menghubungi call center BKSDA Sultra," kata Sakrianto melalui rilis BSKDA Sultra. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (29/10).
Ia menjelaskan, setelah mendapat laporan dari masyarakat tentang penangkapan buaya itu, pihaknya kemudian bergerak cepat untuk melakukan evakuasi ke lokasi pelepasliaran di kawasan Taman Nasional TNRAW.
"Tim rescue BKSDA Sultra kemudian berkoordinasi dengan Kepala Seksi Konservasi Wilayah 2 guna untuk menindak lanjuti laporan warga tersebut dan kemudian menghubungi Kepala Desa Biru guna untuk merespon aduan dari call center," ujarnya.
Dijelaskannya, langkah selanjutnya yang dilakukan pihaknya adalah menghubungi Kepala Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai guna koordinasi dan meminta izin untuk pelepasliaran di wilayah Taman Nasional.
"Pihak taman nasional merespon dengan baik dan lokasi pelepasliaran tim rescue dilakukan di kawasan manggrove. Itu hasil berkoordinasi dengan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah 2 TNRAW dan diputus," katanya.
(mdk/lia)