BTNK Pastikan Tak Ada Komodo di Lokasi Sabana Laju Pemali yang Terbakar
Kebakaran sabana di Laju Pemali, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat terjadi pada Sabtu, sekitar pukul 15.00 WITA. Lokasi Laju Pemali berada di sebelah barat Pulau Komodo dan sebelah selatan Loh Wenci.
Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Lukita Awang memastikan tidak ada komodo di sekitar lokasi sabana Laju Pemali yang terbakar Sabtu (7/8) kemarin.
"Yang terbakar itu daerah tebing. Tidak ada komodo (di sana)," kata Awang ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Minggu (8/8).
Kebakaran sabana di Laju Pemali, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai Barat terjadi pada Sabtu, sekitar pukul 15.00 WITA. Lokasi Laju Pemali berada di sebelah barat Pulau Komodo dan sebelah selatan Loh Wenci.
Awang menjelaskan, luasan lahan terbakar sekitar 10 hektare. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Penyebab sedang dalam penyelidikan. Kemungkinan besar faktor alam, karena memang cuaca di lokasi sangat panas dan gersang. Suhu sangat panas," ujarnya seperti dilansir dari Antara.
Berkat kerja keras para petugas BTNK, api telah berhasil dipadamkan pada pukul 05.00 WITA. Pihak BTNK pun sedang melakukan pemantauan untuk memastikan agar tidak ada api yang masih menyala di sekitar lokasi kejadian.
Kerahkan 41 Personel
Sebanyak 41 personel dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) berhasil memadamkan api di lokasi sabana Laju Pemali, Manggarai Barat, Minggu.
"Api berhasil dipadamkan pukul lima pagi tadi oleh 41 personel ranger BTNK," kata Awang.
Dia menjelaskan, cuaca di lokasi kebakaran cukup panas di siang hari. Oleh karena itu, upaya pemadaman yang dilakukan sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi cukup membantu para petugas agar tidak kesulitan memadamkan api di tengah cuaca yang panas.
Kebakaran sabana di Laju Pemali, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WITA. Lokasi Laju Pemali berada di sebelah barat Pulau Komodo dan sebelah selatan Loh Wenci.
Luas lahan yang terbakar di Laju Pemali sekitar 10 Hektare, sedangkan penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan.
Awang menegaskan, lokasi itu bukanlah habitat bagi komodo (Varanus komodoensis) sehingga bisa dipastikan tidak ada komodo di sana dan mereka masih memantau di sekitar lokasi kebakaran. Para personel harus memastikan agar tidak ada api lagi di sabana Laju Pemali itu.
Baca juga:
Unesco Minta Proyek di TN Komodo Dihentikan, Ini Tanggapan Gubernur Viktor
Pemasangan Chip Komodo di Taman Nasional Komodo Capai 1.200 Ekor
Wisata Pulau Komodo dan Sekitarnya, Sajikan Panorama Alam Eksotis dan Manjakan Mata
Menjelajahi Pulau Padar yang Menawan di Taman Nasional Komodo
Komodo, Kadal Terbesar di Dunia Asli Indonesia