Brimob gelar latihan pengamanan demo kenaikan BBM
Beberapa orang penembak jitu juga siaga dengan senjata laras panjang di beberapa atap gedung.
Perhatian penghuni Mapolda Jawa Timur, Rabu (21/3) sekitar pukul 14.00, dikejutkan aksi dadakan pasukan Brimob Anti-Teror. Pasukan khusus kepolisian itu secara tiba-tiba membentuk formasi siap tempur di kompleks markas kepolisian Jawa Timur.
Bahkan, beberapa orang penembak jitu juga siaga dengan senjata laras panjang di beberapa atap gedung yang ada di markas komando korps baju coklat itu.
Pasukan Brimob yang menggunakan motor trail segera membentuk blokade pasukan di pagar depan. Sedangkan beberapa personel mengambil posisi tiarap siap tembak di bibir lapangan upacara.
Selang beberapa menit, dua unit kendaraan taktis Brimob mengambil posisi di depan Gedung Rupatama. Sedang puluhan pasukan yang lain keluar dari dalam kendaraan, lengkap dengan persenjataan. Mereka langsung naik ke atas ruang kantor Kapolda dan Wakapolda Jawa Timur.
Selanjutnya, Kapolda dan Wakapolda Jawa Timur berhasil di evakuasi masuk dalam mobil rantis dengan penjagaan ekstra ketat.
"Ini hanya latihan biasa saja, dan sudah menjadi latihan rutin. Tidak ada apa-apa," terang Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Hadiatmoko seolah menyembunyikan instruksi latihan tersebut.
Hal senada juga disampaikan Dan Sat Brimob Polda, Kombes Pol Mashudi. Menurut dia, latihan ini adalah bagian rangkaian latihan Brimob. "Brimob selalu siap siaga, makanya kita gelar latihan rutin, salah satunya latihan pengamanan markas," terang dia.
Terkait situasi ancaman Kamtibmas jelang kenaikan harga BBM, Mashudi menyangkalnya. "Sekali lagi ini tidak ada kaitannya dengan ancaman Kamtibmas, ini hanya bagian rutinitas latihan saja, sekaligus meningkatkan kemampuan personal Brimob," elak dia.(mdk/ren)