Brigadir Ahmad hilang di Selat Malaka saat tangkap pencuri ikan
Polisi, SAR, TNI AL, dan nelayan setempat ikut terlibat operasi mencari Brigadir Ahmad.
Anggota Polisi Air (Polair) Polres Langsa, Brigadir Ahmad Sauki, dilaporkan hilang pada Rabu (27/4) dini hari, saat menangkap kapal asing mencuri ikan di perairan Aceh. Hingga saat ini, tim gabungan sedang mencari Ahmad.
"Saat ini kita sedang melakukan pencarian. Saya sedang berada di laut sekarang ikut mencari," kata Kapolres Langsa, AKBP Sunarya, melalui telepon seluler, Kamis (28/4).
Ahmad Sauki ikut bersama tim menangkap kapal asing melakukan pencurian ikan di kawasan laut Selat Malaka, atau sekitar 40 mil dari Pelabuhan Kuala Langsa.
Sekitar pukul 00.00 WIB, polisi melihat sebuah kapal motor (KP) asing dengan nomor lambung PKFB992. Polisi langsung menyergap dan menangkap kapal itu.
Nahas, Ahmad diduga terpeleset dan terjatuh ke laut saat menangkap kapal asing itu. Lalu, tim Polair langsung melakukan pencarian. Namun Ahmad tidak berhasil ditemukan. Dia diduga terseret arus laut. Sedangkan kapal asing beserta empat anak buah kapal berhasil ditangkap, dan langsung dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa.
Hingga sekarang proses pencarian terus dilakukan melibatkan polisi, SAR, TNI AL, dan juga nelayan setempat. Hari ini, kapal SAR Aceh diberangkatkan dari Banda Aceh buat proses pencarian ke lokasi tenggelamnya korban. Rencananya, pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan.
"Sudah kita turunkan satu kapal SAR lengkap dengan personel untuk mencari korban," kata Kepala Kantor SAR Aceh, Suyatno.
Menurut Suyatno, dia telah meminta kepada petugas terjun langsung mencari korban harus mengikuti prosedur telah ditentukan. Lokasi pencarian korban berada di Selat Malaka.
"Karena lokasi hilang korban di Selat Malaka," imbuhnya.(mdk/ary)