LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BPOM Pastikan Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Sinovac Mendapat Pendampingan Ketat

Dia menjelaskan proses produksi akan dilakukan oleh PT Bio Farma.

2020-07-22 00:25:49
vaksin corona
Advertisement

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito memastikan proses dan protokol fase uji klinis tahap 3 vaksin Sinovac Covid-19 akan mendapatkan pendampingan ketat. Vaksin tersebut direncanakan rampung uji klinis pada tahun 2021.

"Ini adalah tahap yang paling penting dan sudah tahap lanjut, artinya sudah hampir kita sampai pada menemukan dan memproduksi vaksin tersebut. Tentu saja Badan POM menjamin protokol dari uji klinis ini adalah valid," kata Penny di Istana Kepresidenan usai bertemu Presiden Joko Widodo, Selasa (21/7).

Dia menjelaskan proses produksi akan dilakukan oleh PT Bio Farma. BPOM juga akan turut andil dalam proses produksi vaksin. "Sehingga memang nanti pada saat uji klinis selesai, kami memberikan izin edar, segera bisa kita edarkan, sudah didistribusikan," kata Penny.

Advertisement

Diketahui, pemerintah saat ini sedang mengupayakan uji klinis tahap 3 untuk vaksin Sinovac yang didatangkan dari China. Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan vaksin akan diproduksi secara besar-besaran, terutama di delapan provinsi utama. Yaitu Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, dan Papua,

"Kita akan memproduksi secara besar-besaran dan nanti vaksin ini kita akan distribusikan ke seluruh provinsi. Termasuk prioritas 8 provinsi yang utama," kata Pramono.

Pramono mengharapkan vaksin tersebut akan rampung pada Desember atau awal tahun 2012. Yang nantinya akan dilakukan tahap lanjutan. "Vaksin mudah-mudahan dalam bulan Desember atau Januari kita sudah bisa bekerja sama dengan Sinovac," jelas Pramono.

Advertisement

Lebih jauh, Kepala Negara juga menugaskan Bio Farma untuk memastikan kapasitas produksinya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri selepas uji klinis dilakukan.

"Sesuai arahan Pak Presiden kami dari Bio Farma mendapat tugas untuk memastikan kapasitas produksi vaksin ini bisa dikelola dengan baik. Sampai saat ini kami sudah menyiapkan 100 juta dosis per tahun dan kita akan expand menuju 250 juta dosis per tahun," ungkap Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

Baca juga:
Semua Relawan Uji Coba Vaksinasi di Rusia Miliki Kekebalan Covid-19
Pimpinan DPR Dukung Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China
Istana: Vaksin Sinovac akan Diproduksi Besar-besaran & Disebar ke Seluruh Provinsi
Jika Uji Klinis Berhasil, Bio Farma Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Airlangga Gelar Rapat Bahas Penanganan Virus Corona

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.