LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BPOM: Masyarakat suka miras oplosan karena harga murah

"Kadar metanol dalam minuman beralkohol itu yang menyebabkan kematian dibandingkan etanol," kata Susy.

2013-11-28 13:53:24
Miras
Advertisement

Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Juleka Susy Susanti menilai, masyarakat sekarang ini lebih menyukai minuman keras (miras) oplosan. Alasan mereka memilih miras oplosan karena harganya lebih murah.

"Keracunan miras terjadi sebagai akibat pembuatan dan distribusi miras ilegal sehingga minuman tersebut keracunan. Ini sebabnya kadar metanol yang menyebabkan kematian" ujar Susy saat workshop dengan tema Mencari Solusi Mengatasi Bahaya Minuman Oplosan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis, (28/13).

Susy menjelaskan, bahaya miras oplosan metanol tidak untuk dikonsumsi karena sangat beracun. Sebab, miras oplosan bisa menyebabkan kematian bila diminum.

"Kadar metanol dalam minuman beralkohol itu yang menyebabkan kematian dibandingkan etanol," kata Susy.

Menurut Susy, miras oplosan banyak disukai oleh para pemuda. Alasannya karena harganya relatif murah.

"Biasanya pesta miras itu pemuda yang suka mengonsumsi, lalu juga masyarakat kan suka dengan harga murah untuk dikonsumsi," kata Susy

BPOM tidak hanya mengontrol atau mengawasi konsumsi masyarakat terhadap minuman beralkohol tetapi BPOM juga mengontrol atau mengawasi terhadap produk pangan termasuk minuman beralkohol. Dalam hal ini dilihat dari segi keamanan mutu produk minuman beralkohol tersebut.

Laporan: Sukma Alam

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.